Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:25wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Senin Sore IHSG Ditutup Menguat, Ini Faktor Pendukungnya

Senin, 01-Maret-2021 17:00

Ilustrasi IHSG
Foto : Okezone
Ilustrasi IHSG
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin  (1/3/2021) sore ditutup menguat, dipimpin saham-saham sektor properti dan sektor keuangan.

IHSG ditutup menguat 96,72 poin atau 1,55 persen ke posisi 6.338,51. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 22,97 poin atau 2,43 persen ke posisi 967,72.

"IHSG menguat 1,5 persen hari ini terutama didorong oleh insentif relaksasi kendaraan dan perumahan," kata Analis Foster Asset Management Hans Mulyadi Irawan di Jakarta, Senin (1/3/2021).

Selain diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor, pemerintah juga merelaksasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi nol persen atau PPN ditanggung pemerintah untuk sektor perumahan yang berlaku mulai 1 Maret 2021 sampai 31 Agustus 2021.

Selain itu ada pula insentif berupa uang muka atau DP nol persen untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Bank Indonesia.

"Ini merupakan katalis yang baik bagi perekonomian mengingat sektor properti memiliki multiplier effect besar ke berbagai sektor lainnya, seperti perbankan dan konstruksi," ujar Hans.

Menurut Hans, IHSG pada pekan ini masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan target resisten di 6.500.Dibuka menguat, IHSG betah berada di zona hijau pada sesi pertama dan sesi kedua perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor properti naik paling tinggi yaitu 3,1 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor perindustrian masing-masing 2,99 persen dan 2,17 persen.

Sedangkan tiga sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 1,01 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 0,17 persen dan minus 0,08 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp65,78 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.358.493 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,57 miliar lembar saham senilai Rp13,99 triliun. Sebanyak 309 saham naik, 161 saham menurun, dan 167 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 696,27 poin atau 2,4 persen ke 29.662,28, Indeks Hang Seng naik 472,36 poin atau 1,63 persen ke 29.452,57, dan Indeks Straits Times meningkat 23,77 poin atau 0,81 persen ke 2.972,81. 

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati