Netral English Netral Mandarin
08:36wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Haikal: Semoga se-Indonesia Selamat Melewati Covid-19, Yang Krisis Tumbuh, Yang Musuhan Akur...

Senin, 01-Februari-2021 19:14

Haikal: Semoga se-Indonesia Selamat Melewati Covid19, Yang Krisis Tumbuh, Yang Musuhan Akur...
Foto : Pikiran Rakyat
Haikal: Semoga se-Indonesia Selamat Melewati Covid19, Yang Krisis Tumbuh, Yang Musuhan Akur...
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Haikal Hassan Baras, Senin (1/2/21) berharap agar bangsa Indonesia bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik. Segala hal burul bisa berakhir.

"Semoga kita se-Indonesia bisa selamat melewati Covid19 ini. Udah gitu aja," kata Haikal.

"Yg krisis akan tumbuh. Yg musuhan akan akur. Yg kesusahan akan membaik. Yg rugi akan untung lagi. Yg sepi akan ramai lagi. Aamiin," imbuhnya.

Sementara secara terpisah diberitakan, untuk data terkini menurut Satgas Penanganan COVID-19, saat ini kasus aktif COVID-19 di Indonesia berjumlah lebih dari 175 ribu.

Satgas COVID-19 menyebut jumlah kasus aktif lebih dari 175 ribu itu membuat rasio pemanfaatan tempat tidur, ruang ICU, dan isolasi di rumah sakit sejumlah provinsi menjadi di atas 60 persen.

"Saat ini kasus aktif kita mencapai lebih dari 175 ribu kasus. Jumlah yang banyak sekali untuk dirawat. Apabila dapat diibaratkan, jumlah ini 2 kali lebih besar dari kapasitas penonton Stadion Gelora Bung Karno," kata jubir pemerintah untuk penanganan COVID-19, dr Reisa Broto Asmoro, dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (1/2/2021

Dokter Reisa memaparkan sejumlah provinsi yang memiliki rasio pemanfaatan tempat tidur, ruang ICU dan isolasi di atas 60 persen. Sejumlah provinsi dimaksud di antaranya, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Bali.

"Jumlah kasus aktif yang banyak ini menambah beban rumah sakit. Rasio pemanfaatan tempat tidur, ruang gawat darurat atau ruang ICU, dan ruang isolasi mencapai lebih dari 60 persen," terang Reisa.

"Di Provinsi Kalimantan Timur 75 persen, di Banten 75 persen, di Jakarta 72 persen, dan Daerah Istimewa Yogyakarta 70 persen, di Bali 69 persen, di Jawa Barat 68 persen, di Sulawesi Tengah 63 persen, dan di Jawa Timur 62 persen," imbuhnya.

Reisa menuturkan jumlah tenaga kesehatan yang ada saat ini tidak akan cukup jika kasus aktif Corona di Indonesia terus bertambah. Dia mengajak masyarakat untuk ikut membantu mencegah penularan dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Meski Kementerian Kesehatan sudah mengerahkan lebih dari 30 ribu relawan tenaga kesehatan, Nusantara Sehat dan internship, namun tenaga medis dan tenaga kesehatan akan kewalahan jika angka ini terus bertambah. Cegah, Bapak-Ibu. Kita harus cegah agar tidak tertular dan tidak menjadi pasien baru COVID-19," imbau dr Reisa.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan yang dipublikasikan oleh Humas BNPB, jumlah kasus aktif Corona di RI saat ini 175.349. Adapun total kumulatif kasus positif Corona yang ditemukan di RI sejak Maret hingga hari ini berjumlah 1.089.308.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto