Netral English Netral Mandarin
banner paskah
19:18wib
Seorang anggota TNI AD berinisial DB luka-luka dan anggota kepolisian berinisial YSB tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal. Sebuah survei yang diinisiasi Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan mayoritas pegawai negeri sipil (PNS) menilai tingkat korupsi di Indonesia meningkat.
Sekwan Positif COVID-19, Besok Gedung DPRD DKI di-Lockdown

Minggu, 03-January-2021 17:15

Gedung DPRD DKI Jakarta.
Foto : Istimewa
Gedung DPRD DKI Jakarta.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD DKI, Mohammad Taufik membenarkan bila Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Hadameon Aritonang, terpapar virus COVID-19.  

Saat ini Hadameon atau biasa dipanggil Dame dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat.

"Ia benar (Sekwan positif)," ujar Taufik usai menggelar deklarasi Gerakan Berfikir Kreatif dan Cerdas di di Wisma Garuda, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Minggu (3/1/2021).

Terpaparnya Dame ini, ucap Taufik, gedung Dewan Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat akan ditutup sementara untuk dilakukan seterilisasi penyemprotan cairan desinfektan. Lockdown itu dimulai dari Senin 4 Januari 2021 besok.

"Besok Insya Allah kantor DPRD di-lockdown," kata Penasehat Fraksi Gerindra DPRD DKI ini. 

Sebelumnya Dame, ada 3 anggota DPRD yang juga terjangkit virus corona. Mereka diantaranya Ketua Fraksi Golkar DPRD, Basri Baco; Wakil Ketua 2 Fraksi Gerindra, Yudha Permana; terakhir anggota DPRD Fraksi PKS Muhammad Taufik Zoelkifli. 

Taufik menyampaikan, sebagian dari legislator DKI yang terpapar corona itu sudah ada yang sembuh. Namun Taufik tak menyebut siapa anggota dewan itum 

"Sebagian sudah," ungkap Taufik. 

Sekwan Dame dinyatakan positif juga disampaikan oleh Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi. 

Prasetyo minta meminta agar tim pelayanan kesehatan karyawan dan Dinkes melakukan tracking, tracing, dan testing (3T). Hal ini penting untuk mencegah penularan COVID secara masif di ibu kota. 

Saya sudah minta 3T diintensifkan umtuk mencegah penyebaran lebih luas," tulis Prasetyo di aku Twitternya @prasetyoEdi_.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP