Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:47wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Sebut Memenjarakan HRS Sebuah Ketidakadilan, Andi Arief: Mereka Tahanan Politik Layak Dibebaskan

Jumat, 09-April-2021 09:20

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief
Foto : Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief mengomentari penahanan beberapa tokoh oposisi seperti Habib Rizieq Shihab, Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat.

Menurutnya, keberagaman itu bukan berarti bebas memenjarakan siapa pun dan dengan cara apapun. Menurutnya, keadilan adalah payung keberagaman.

"Keberagaman itu bukan berarti bebas memenjarakan siapapun dengan cara apapun. Sekali lagi keadilan adalah payung keberagaman," kata Andi dalam akun Twitternya.

Dirinya menilai memenjarakan Habib Rizieq Shihab, Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat merupakan ketidakadilan.

Sebagai penahanan yang dipolitisasi, mereka berhak untuk dibebaskan.

"Penjara HRS, Syahganda, Jumhur adalah penjara ketidakadilan. Mereka tahanan politik yang layak dibebaskan," tulisnya lagi.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati