Netral English Netral Mandarin
00:42wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Sebut Ketidakadilan Salah Satu Penyebab Terorisme, HNW: Penting untuk Dikoreksi

Jumat, 02-April-2021 15:40

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW)
Foto : Istimewa
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW)
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dua aksi teror terjadi dalam sepekan ini, yakni bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) dan serangan wanita bersenjata di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

Terkait hal itu, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) kembali menyatakan mengutuk dan menolak terorisme.

Sikap HNW itu disampaikan melalui akun Twitternya dengan menautkan unggahan Divisi Humas Polri soal pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut 'semua ajaran agama menolak terorisme apapun alasannya'.

"Karenanya kita mengutuk dan menolak terorisme dan terus berlanjutnya teror dan terorisme terhadap rumah ibadah, instansi pemerintah, individu dll," cuit @hnurwahid, seperti dilihat netralnews.com, Jumat (2/4/2021).

Melihat aksi teror yang kembali terjadi di Indonesia, Hidayat berpendapat bahwa penyebab-penyebab terorisme penting untuk dikoreksi sesuai prinsip NKRI negara Hukum dan demokrasi.

"Penyebab-penyebab terorisme seperti ketidakadilan, ekonomi, pemahaman beragama yang salah, penting dikoreksi, sesuai prinsip NKRI negara Hukum dan demokrasi," jelas Wakil Ketua MPR itu.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati