Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:14wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Sebut Kasus HRS Pendzoliman, Akun Ini Sebut ada Target Politik Besar

Senin, 05-April-2021 19:23

Persidangan Habib Rizieq Shihab (HRS).
Foto : Antara Foto
Persidangan Habib Rizieq Shihab (HRS).
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tanpa Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah menggelar akad nikah pun, kasus Habib Rizieq Shihab merupakan pendzoliman.

Hal tersebut ditegaskan akun Twitter @DalamIstana. Akun ini mengatakan, saat ini isu politik lebih keras ketimbang kasus hukum karena ada target politik di 2024.

Akun yang mengklaim sebagai mantan orang dalam istana ini pun berjanji akan membongkar target politik di tahun 2024.

"Banyak yang tanya posisi gw di HRS. Tanpa Atta Halintar & Aurel kawin pun, gw tegas bilang kasus HRS itu penzaliman," tulis aku @DalamIstana.

"Lebih keras isu politik ketimbang hukum karena memang ada target2 politik besar di sana, soal 2024. Ntar kapan2 gue bongkar deh," lanjut dia.

Diketahui banyak netizen mengkait-kaitkan pernikahan YouTubers Atta Halilintar dan Aurel dengan putri Rizieq Shihab.

Pernikahan Atta dan Aurel kemarin didatangi banyak artis dan pejabat di antaranya Presiden Jokowi, Menhan Prabowo Subianto hingga Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Di acara tersebut juga diterapkan protokol kesehatan yang ketat hingga semua tamu yang datang wajib menggunakan masker serta menjaga jarak.

Namun acara tersebut dibanding-bandingkan dengan beberapa kasus yang dilanggar oleh Habib Rizieq hingga dia masuk bui dan disidang saat ini.

Komentar pedas warganet menyebut acara Atta dan Aurel tidak akan dikenakan pelanggaran protokol kesehatan lantaran tidak digelar di Petamburan.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Widita Fembrian