Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:59wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Sebut Fadli Zon Ngeles, Dewi: Bilang Aja Khilaf, Jangan Suka Nyalahin Anak Buah

Jumat, 08-January-2021 13:20

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung mengomentari klarifikasi politisi Partai Gerindra Fadli Zon soal akun Twitter-nya yang kepergok me-like video porno.

Adapun Fadli mengaku dirinya dan admin yang menggelola akun tersebut tidak pernah me-like video tak senonoh, yang ada justru mereka memblokir. Namun ia menyebut ada kemungkinan kelalaian stafnya saat memblokir.

Klarifikasi Fadli itu disebut Dewi telah membenarkan apa yang ia prediksi sebelumnya bahwa Fadli bakal menyalahkan anak buahnya.

"Ciee cieee tebakan nyai benar nih. Nyai udah tebak, si Fadli Zon pasti ngeles.com. Dia akan bilang bahwa itu admin yang megang anak buahnya. Padahal nggak, dia sendiri (jadi admin)," kata Dewi dalam video yang diunggah di akun Twitter-nya, @DTanjung15, Jumat (8/11/2021).

Menurut Dewi, pernyataan Fadli Zon bahwa ada kemungkinan staf lalai ketika ingin memblokir, hanyalah sebuah alasan yang mengada-ada.

"Kata blokir dan kata like itu aja beda. Bagaimana bisa ngeblokir tau-tau ngelike. Kalau mau bikin alasan yang cerdas dong. Jangan sampai nyai melihat ada kebohongan dibalik itu semua," ujarnya.

Seharusnya, lanjut Dewi, jika Fadli Zon tak sengaja me-like video tersebut maka sebaiknya anggota Komisi I DPR itu mengaku ke publik bahwa dirinya khilaf, bukan menyalahkan anak buah.

"Kalau memang ente kepeleset ngelike itu bokep, ya udah bilang aja khilaf. Manusia khilaf mah biasa, jangan suka nyalah-nyalahin anak buah," ucap Dewi.

"Giliran nyinyirin Bu Risma (Mensos), langsung kau sendiri yang ngoceh-ngoceh di Twitter. Giliran nyinyirin Jokowi, langsung kau sendiri, nggak ada nyalah-nyalahin anak buah kau. Ih parah, jangan suka bohong, dosa, bilang aja khilaf," sindir Dewi.

Sebelumnya diberitakan, Fadli Zon diserang netizen gara-gara akun Twitter-nya kepergok me-like video porno. Bahkan muncul tagar #FadliZonJubirBokep yang menjadi trending topic di Twitter Indonesia sejak Rabu (6/1) hingga Kamis (7/1) dini hari.

Atas kehebohan itu, Fadli Zon pun mengklarifikasi. Fadli menyatakan, dirinya dan admin yang menggelola akun tersebut tidak pernah me-like video tak senonoh, yang ada justru mereka memblokir.

Namun demikian, lanjut Fadli, ada kemungkinan kelalaian staf-nya saat memblokir. Untuk itu, ia mengaku telah menegur dan mengevaluasi stafnya.

"Saya dan Tim Admin sudah cek keanehan akun twitter ini kemarin. Sudah pasti tak pernah like situs tak senonoh, yang ada selalu blokir. Mungkin saja ada kelalaian staf ketika blokir. Sudah saya tegur dan evaluasi," tulis Fadli di akun Twitter-nya, Kamis (7/1/2021).

Fadli Zon menambahkan, ia telah memerintahkan stafnya untuk bersih-bersih akun Twitter dari anonim. Fadli Zon juga mereset password Twitter-nya.

"Sekaligus bersih-bersih dari banyak akun anonim tak jelas, juga reset kembali password," kata Anggota Komisi I DPR itu.

Lebih lanjut, Fadli membeberkan bahwa timnya juga menerima beberapa notifikasi adanya upaya peretasan aku Twitter tersebut.

"Dua hari kemarin, Tim Admin juga menerima beberapa notifikasi ada upaya login dan retas menggunakan perangkat lain. Akun ini dikelola oleh saya dan Tim Admin 4 orang," ungkap @fadlizon.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati