Netral English Netral Mandarin
12:57wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
SBY Sebut Bencana Terjadi karena Keserakahan, DS: Mungkin Abis Diskusi sama Ebit G Ade

Senin, 15-Februari-2021 16:45

Pegiat Media Sosial Denny Siregar
Foto : Twitter
Pegiat Media Sosial Denny Siregar
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Denny Siregar mengomentari pernyataan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal banyaknya bencana karena keserakahan.

Denny mengatakan, pernyataan tersebut dikeluarkan SBY setelah berdiskusi dengan penyanyi gaek Ebit G Ade.

Dalam postingan di Twitter, Denny turut menyertakan syair lagu Ebit G Ade.

"Ini mungkin habis diskusi sama @EbietGAde1 sesama penyanyi," kata Denny dalam akun Twitternya.

"Mungkin alam mulai bosan, melihat tingkah kita.."

Sebelumnya SBY mengatakan bahwa bencana yang banyak terjadi adalah akibat dari kesalahan dan keserakahan manusia. Manusia serakah dalam menggunakan sumber daya kehidupan, sehingga mengubah ekosistem dan berakibat pada bencana.

"Barangkali karena kesalahan dan keserakahan kita dalam menjaga dan menggunakan sumber-sumber kehidupan selama ini membuat ekosistem dan tatanan kehidupan berubah. Akibatnya kita menghadapi bencana alam, bencana kesehatan, dan bencana kehidupan secara bersamaan," kata SBY.

SBY juga mengatakan pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi sepatutnya membuat masyarakat mengevaluasi diri dan berkontemplasi. Ia juga mengajak untuk merawat dan melestarikan bumi dan berbagai sumber kehidupan yang terkandung di dalamnya.

"Sebelum terlambat kita mesti bertaubat dan memohon maaf kepada sang pencipta, tidak mengulangi kesalahan kita dan ke depan sungguh merawat dan melestarikan bumi kita beserta sumber kehidupan yang di kandungnya," ucap SBY.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli