Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:15wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
SBY: Demokrat Diserang Secara Sistematis oleh Mereka yang Tidak Jelas Jati Dirinya

Kamis, 25-Februari-2021 09:10

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Foto : Sosmed Partai Dekomokrat
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, partainya kerap mendapat serangan yang keras, masif, dan sistematis ketika tampil dan menyampaikan sikap yang berbeda dengan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). 

"Meski setiap Demokrat tampil dan menyampaikan sikapnya yang memang tidak selalu sama dengan sikap pemerintah dan juga sikap koalisi pemerintahan, kita segera mendapatkan serangan yang keras, masif, dan sistematis dari mereka-mereka yang tidak jelas jati dirinya," kata SBY dalam video yang diunggah di berbagai akun media sosial Partai Demokrat, Rabu (24/2/2021). 

SBY mengungkapkan, saat ini perjuangan Partai Demokrat tidaklah mudah karena berada di luar koalisi pemerintahan Jokowi. Demokrat, lanjutnya, harus mengalami kekalahan, termasuk di parlemen karena kekuatan Demokrat tak sebanding dengan koalisi gemuk pemerintahan.

"Sebagai partai politik yang berada di luar pemerintahan, tidak berada dalam koalisi pemerintahan Presiden Jokowi yang sangat kuat, kita tidak mungkin bisa mengimbanginya, beberapa kali kita kalah, termasuk dalam perjuangan di parlemen atau di DPR RI. Seolah saat ini perjuangan kita selalu kandas dan tidak ada harapan untuk menang," ujarnya. 

Meski demikian, Presiden ke-6 itu mengaku bangga karena kader Demokrat tidak pernah menyerah dan patah semangat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. 

"Saya bangga karena saudara semua para kader Demokrat dalam menghadapi beratnya perjuangan tersebut tidak pernah menyerah, tidak patah semangat, dan tidak pernah surut memperjuangkan aspirasi rakyat, termasuk memperjuangkan aspirasi civil society, LSM dan organisasi profesi yang aspirasi itu tidak selalu diberitakan di media massa," jelas SBY. 

Untuk itu, SBY berdoa agar semangat pantang menyerah para kader Demokrat bisa membuahkan hasil manis bagi di masa mendatang. "Insya Allah kesabaran, ketegaran dan semangat pantang menyerah yang kita miliki akan berbuah manis di kemudian hari. Bisa saja gagal di hari ini, tapi sukses di hari esok," tuturnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani