Netral English Netral Mandarin
02:23wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
SBY Curhat Saat Demokrat Menghadapi Ujian Tuhan: Kita Tidak Menyalahkan Siapa-siapa... 

Kamis, 25-Februari-2021 22:20

Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
Foto : Twitter @SBYudhoyono
Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak kader Demokrat untuk bersyukur karena partai berlambang bintang mercy itu genap berusia 20 tahun pada 2021 ini. 

"Sebenarnya tahun ini, tahun 2021, kita mesti bersyukur dan juga berbahagia karena Partai Demokrat yang kita cintai genap berusia 20 tahun," kata SBY saat memberikan arahan kepada kader Partai Demokrat melalui video yang diunggah di berbagai akun media sosial Partai Demokrat, Rabu (24/2/2021). 

SBY menyebut, meski Demokrat baru berusia 20 tahun, namun partainya telah ditempa dan diuji oleh sejarah. Demokrat, lanjutnya, pernah berjaya dan menjadi partai terbesar, pun pernah berada di titik terbawah karena mengalami krisis kepemimpinan. 

"20 tahun tentu usia yang tergolong muda bagi sebuah partai politik, sungguhpun muda dalam usia Partai Demokrat telah ditempa dan diuji oleh sejarah. Partai Demokrat pernah berjaya ketika menjadi partai terbesar dan selama 10 tahun menjadi penyangga pemerintahan yang saya pimpin," ujarnya. 

"Namun Partai Demokrat juga pernah berada di titik terbawah ketika sejumlah kader kita melakukan kesalahan sehingga terjadinya krisis kepemimpinan," ungkap Presiden keenam itu. 

Saat berada di titik terbawah, tambah SBY, Partai Demokrat terus berikhtiar, introspeksi, reformasi dan pembenahan secara sangat serius. Demokrat, katanya, tidak pernah menyalahkan siapa-siapa atas kondisi saat itu. 

"Dalam menghadapi ujian Tuhan tersebut, kita sungguh sadar, tawakal, dan terus berikhtiar, tidak menyalahkan siapa-siapa, dan segera melakukan introspeksi, reformasi dan pembenahan secara sangat serius," ucap dia. 

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu kemudian bercerita bagaimana pahit dan beratnya keadaan yang dipikul ketika Demokrat mengalami krisis akibat kesalahan yang dibuat sejumlah kader partai. 

SBY mengatakan, saat partainya mengalami krisis, banyak kader yang memilih hengkang ke partai lain, namun tak sedikit juga kader yang memilih bertahan dan berjuang bersama dirinya untuk menyelamatkan Partai Demokrat. 

"Masih segar dalam ingatan saya betapa pahit dan beratnya keadaan yang kita pikul ketika partai kita mengalami krisis. Kala itu sebagian kader memilih meninggalkan Partai Demokrat dan bergabung ke partai lain, sebagian lagi memilih minggir dan tidak mau lagi aktif di partai agar tidak kena getah ataupun masalah," ungkapnya.

"Namun, tidak sedikit pula putra-putri Demokrat yang sangat setia dan tetap berada di partai yang kita cintai ini. Segelap apapun awan hitam yang menggantung, mereka sanggup menerima segala cobaan. Secara gigih bersama saya, mereka terus berbuat untuk menyelamatkan partai kita," jelas SBY. 

Atas perjuangan para kader yang setia itu, lanjut SBY, secara bertahap Partai Demokrat telah kembali ke jati dirinya dan berjalan menuju arah yang benar. 

"Akhirnya sejarah mencatat, dengan segala pengorbanan dan kerja keras para kader yang setia tersebut, Alhamdulillah secara bertahap tapi pasti partai kita telah kembali ke jati dirinya dan kembali berjalan menuju arah yang benar," pungkas SBY. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP