Netral English Netral Mandarin
05:46wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Satire Haikal Soal Kerumunan Jokowi: Ini Terjadi Secara Tiba-Tiba dan Spontan karena Rindu...

Kamis, 25-Februari-2021 16:48

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan,
Foto : Istimewa
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan,
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan, mengomentari kerumunan warga saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021).

Melalui akun Twitternya, Haikal mengunggah video kerumunan yang beredar di media sosial, di mana dalam video itu tampak warga berdesak-desakan mengelilingi mobil yang ditumpangi Jokowi. Sementara Presiden terlihat melambaikan tangan menyapa warga hingga melemparkan souvenir dari atas mobil.

Dalam cuitannya, Haikal menulis kalimat bernada satire bahwa dirinya bukan bermaksud membela Presiden Jokowi, tapi memang kerumunan itu terjadi secara spontan dan tiba-tiba.

Menurutnya, secara tiba-tiba mobil yang ditumpangi Jokowi terbuka, kemudian tiba-tiba Presiden muncul, dan secara tiba-tiba pula ada hadiah dalam mobil.

"Saya bukan bela presiden. Tapi ini BUKAN kerumunan. Ini spontan dan tiba-tiba.Tiba-tiba orang pada datang. Tiba-tiba mobilnya terbuka. Tiba-tiba presiden nongol. Tiba-tiba ada hadiah di mobil.Tiba-tiba lempar hadiah," tulis Haikal di akun Twitternya, Kamis (25/2/2021).

Ditambahkan Haikal, semua itu terjadi secara tiba-tiba dan spontan karena rindu."Semua terjadi spontan. Ini karena rinduuuuuuuu..," satire @haikal_hassan.

Sebelumnya, video Presiden Jokowi disambut oleh kerumunan warga saat kunjungan kerja ke Maumere, NTT, Selasa (23/2/2021), viral di media sosial. Dalam video itu terlihat warga mengerubungi rombongan mobil kepresidenan tanpa menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara Presiden Jokowi di atas mobil melambaikan tangan hingga melemparkan souvenir ke arah warga yang terlihat berdesak-desakan. Presiden juga tampak mengingatkan warga untuk menggunakan masker.

Terkait hal itu, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, kerumunan tersebut merupakan bentuk spontanitas dan antusiasme warga Maumere menyambut kedatangan Jokowi. Ia mengklaim tidak ada niatan presiden membuat kerumunan.

"Dan kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker. Karena kalau diperhatikan, dalam video tampak saat menyapa pun Presiden mengingatkan warga untuk menggunakan masker dengan menunjukkan masker yang digunakannya," kata Bey kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Soal suvenir yang dibagikan Jokowi, menurut Bey, itu juga terjadi secara spontanitas sebagai bentuk penghargaan presiden terhadap antusiasme masyarakat. Ia pun kembali menegaskan bahwa Presiden tetap mengingatkan warga untuk menaati protokol kesehatan. "Suvenirnya itu buku, kaos, dan masker. Tapi poinnya, presiden tetap mengingatkan warga tetap taati protokol kesehatan," jelasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati