Netral English Netral Mandarin
banner paskah
01:25wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Said Didu Sindir Gibran 'Belum Kerja Saja Sudah Juara,' Netizen Balas: Sama Kayak Anies

Sabtu, 17-April-2021 07:05

Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu
Foto : Istimewa
Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mendapat Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2021 Kategori Kota Terbaik II.

Penghargaan itu diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, di Semarang, Rabu (14/4/2021).

Penghargaan kepada Pemkot Solo yang diterima Gibran itu rupanya mendapat sindiran dari beberapa pihak, salah satunya Eks Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Bernada satire, Said menyebut putra presiden Joko Widodo (Jokowi) itu belum kerja saja sudah juara, apalagi kalau bekerja.

"Mantaaappp. Belum kerja aja sudah juara - apalagi kalau sudah bekerja," tulis Said di akun Twitternya, @msaid_didu, seperti dilihat netralnews.com, Sabtu (17/4/2021).

Cuitan Said itu ramai dikomentari netizen. Banyak netizen yang sependapat dengan Said. Mereka menyindir dan mempertanyakan penghargaan tersebut lantaran Gibran baru sebulan lebih menjabat Wali Kota Solo.

Namun, tak sedikit juga netizen yang kontra dan menyindir Said Didu hingga menyinggung nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Netizen yang kontra mengganggap cuitan Said itu lebih tepat dialamatkan kepada Anies karena menurut mereka penghargaan-penghargaan yang diraih Pemprov DKI tak lepas dari andil pemimpin sebelumnya dalam membangun Ibukota.

Sementara netizen yang menyindir Said Didu menganggap bahwa Said kurang informasi karena Gibran usai menerima penghargaan tersebut telah membuat pernyataan bahwa prestasi Pemkot Solo itu berkat kinerja Wali Kota Solo sebelumnya, yakni FX Hadi Rudyatmo (Rudy).

Bahkan sikap Gibran yang mengapresiasi Wali Kota sebelumnya itu dinilai beberapa netizen berbanding terbalik dengan Anies Baswedan ketika menerima penghargaan.

Berikut komentar sejumlah netizen menanggapi cuitan Said Didu, seperti dilihat pada kolom komentar @msaid_didu.

"Sama kayak Anis ya. Ga kerja dapat (penghargaan)," kata @Arl_abd.

"Huuuu pak pak itu sudah dikasih tahu oleh walikota solo kalau itu hasil prestasi pak rudi. Puasa puasa kok begini," sentil @Joy19523799.

"Gibran mantap, ngakuin itu prestasi walkot sebelum dia. Jadi janganlah di putar balik seolah Gibran ngakui itu hasil kerjanya. Dudu, kamu ini makin lama makin g benar. Coba lihat si Anis, cengar cengir angkat trophy karya orang lain," sindir @escapator.

"Mantapppp juga anda koment nyinyir 15 April, padahal tgl 14 April udah ada statetment Gibran mengenai penghargaan ini (soal prestasi Wali Kota sebelumnya). Yang koment marah-marah disini jangan gampang dibodohin ama kelompok barisan sakit hati ...recheck lagi," tulis @big2pat.

"Eh kemaren malah ada Gubernur yang tiga tahun kagak bisa kerja apa-apa malah koleksi piala lho Du," komentar @masbarno.

"Simak baik-baik dulu apa kata walkot (Gibran), jangan ente (Said Didu) langsung nyinyir nyonyor saja. Orang walkot sendiri akui bulan kerjanya tapi walkot sebelumnya. Woiii, kalau jadi "tua" itu yang bermartabat agar dicontohi orang muda," sindir @JohnDMangu.

"Belum bekerja satu bulan sudah dinilai berhasil, ini pembodohan yang paling fatal yang dilakukan oleh kacung-kacung politik praktis, semakin lama karakter politikus kita semakin tidak terhormat, ini bukan tanda kemajuan apapun,yg lazim itu seratus hari kerja, ini juga sangat singkat," kritik @TMhutabarat terhadap penghargaan yang diterima Gibran.

"Penghargaan Penuh Tipu Muslihat ..saya lebih percaya sama KERJA Anies Baswedan," tulis @AkhirusZaman21.

"Hehee engga heran. Putra mahkota. Ya harus. Proyek ayoo numpuk ksana biar putra mahkota terlihat kerja (emoji tertawa)," kata @MalamTahajjud.

"Aneh bin nyata...apa ini taktik partai politik untuk mengusungnya ke cagub DKI?" komentar @tugi_saputra.

"Emang apa yang udah dikerjakan? Bukannya baru se minggu menjabat?" sentil @saktiulung.

"Satu-satunya di dunia, yang baru kerja 2 bulan dah dapat (penghargaan). Masuk rekor dunia, harusnya," sindir @fa_fenani. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati