Netral English Netral Mandarin
banner paskah
03:32wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Said Didu Sentil OJK: Korupsi Jiwasraya, Bumiputera, Asabri, BPJS Angin Lalu Saja 

Kamis, 21-January-2021 20:30

Mantan Seketaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
Foto : Istimewa
Mantan Seketaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Seketaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu meminta pertanggungjawaban Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kasus korupsi Jiwasraya, Asabri hingga BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Said, OJK seperti angin lalu melihat kondisi rentetan dugaan korupsi di Indonesia. Apalagi, kata dia tak ada tanggung jawab yang dikenakan pada lembaga keuangan dibawah Menteri Sri Mulyani itu.

"Kerugian/korupsi di Jiwasraya Rp 16,8 t, potensi rugi/korupsi di Asabri Rp 17 t, potensi rugi/korupsi di BPJS Ketenagakerjaan Rp 43 t, potensi kerugian Bumiputra sktr Rp 48,9 t. Seakan angin lalu saja dan @ojkindonesia seakan tidak bertanggung jawab pdhl @ojkindonesia pengawas," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya @msaid_didu, Jakarta, Kamis (21/1/2021)

Sontak, cuitan Said langsung diserbu para pengikutnya pada lini massa. Berikut rangkuman warganet.

@Toha****: Yg bs melakukan itu pasti lembaga kuat, mustahil perorangan.Sdh tdk ada yg bs diharapkan, Semua sdh dikuasai. Mungkin hny "kiamat" yg bisa perbaiki keadaan ini.

@don****: Mungkin Krn byk petinggi2 d wakanda ini yg menikmatinya,, jd bingung mau selidik yg mana dulu,, atau mungkin berfikir tinggal cetak uang lg atau nambah utang lagi utk urusi kasus ini.. kan ini namanya somplakkk

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati