Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:40wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Protes 2021 RI Impor Beras, Said Didu: Sekarang Katakan Benci Produk impor, Apa yang Akan Terjadi?

Senin, 08-Maret-2021 08:20

Muhammad Said Didu
Foto : NKRIku
Muhammad Said Didu
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Muhammad Said Didu protes mengapa Pemerintahan Jokowi di tahun 2021 kembali lakukan impor beras.

"Dulu katakan tdk akan impor beras, gula, garam, daging dll - nyatanya impor komoditas tsb meningkat. Skrg katakan benci produk impor - kira2 apa yg akan terjadi?" katanya, Minggu (7/3/21).

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah akan melakukan impor beras sebanyak sekitar 1 juta ton pada awal tahun ini.

Impor terpaksa dilakukan untuk menjaga stok beras nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa impor beras sebesar 1 juta ton, yang terbagi 500.000 ton untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 500.000 ton sesuai kebutuhan Bulog.

"Pemerintah juga melihat bahwa komoditas pangan itu menjadi penting, sehingga salah satu yang penting adalah penyediaan beras dengan stok 1-1,5 juta ton," terang Airlangga dikutip dari Kontan, Sabtu (6/3/2021).

Ia bilang, stok beras perlu dijaga karena pemerintah perlu melakukan pengadaan beras besar-besaran untuk pasokan beras bansos selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto