Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:55wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Said Didu Hapus Foto Divaksin Usai Banjir Cibiran Netizen, Muannas: Ciri Anti Kritik dan Pembohong

Jumat, 19-Maret-2021 18:00

Cuitan Said Didu sebelum divaksin dan sesudah divaksin
Foto : Netizen Twitter
Cuitan Said Didu sebelum divaksin dan sesudah divaksin
24

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu menghapus unggahan foto dirinya menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama di akun Twitternya, @msaid_didu, pada Kamis (18/3/2021).

Unggahan foto dengan caption "Alhamdulillah vaksinasi I" dihapus tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu setelah banjir cibiran dari netizen.

Banyak netizen mencibir Said Didu gara-gara ia diketahui pernah mengkritik dan menyindir pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) terkait penggunaan vaksin Sinovac dari China, namun kini justru memamerkan momen menerima vaksin tersebut.

Aksi Said Didu itu juga mendapat sindiran keras dari Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid.

"Ciri anti kritik dan pembohong," tulis Muannas di akun Twitternya dengan melampirkan artikel dari media daring berjudul 'Tuai Banyak Sindiran, Said Didu Hapus Unggahan Foto saat Disuntik Vaksin COVID-19'.

Muannas lantas menyinggung sejumlah pernyataan Said Didu yang menyerang pemerintah, seperti kasusnya dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan cuitannya yang menuding 'Menag ingin gebuk Islam'.

Selain itu, Muannas juga mengungkit kicauan Said Didu pada 18 Desember 2020 lalu ketika mengomentari artikel dari salah satu media daring yang menulis pernyataan Perdana Menteri Hun Sen bahwa ‘Kamboja bukan tempat sampah dan bukan tempat untuk uji coba vaksin.’

Saat itu Said Didu mencuit “Artinya yang menerima vaksin tersebut adalah tong sampah?”.

"Dulu tuduh di kepala orang cuma ada duit, pas diperiksa polisi pengen di rumah aja, berjalan waktu tanpa bukti sebut lagi Menag bakal gebuk Islam, ujungnya mewek minta maaf, belakangan nakutin penerima vaksin, awas itu tong sampah," kata Muannas.

Muannas kemudian membandingkan pernyataan Said Didu yang menyerang pemerintah dengan sikapnya ketik divaksin.

"Eh pas dia divaksin duluan, malah teriak alhamdulilah," sindir politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

“Hampir semua orang mampu bertahan jika menghadapi WABAH, namun jika Anda ingin menguji karakter sejati seseorang, beri dia VAKSIN," tulis @muannas_alaidid.

 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli