Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:41wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Said Didu Bilang Kasus TMII Hiperbola: 'Pendukung' Jokowi Kuasai Kawasan Senayan dan Kemayoran

Kamis, 08-April-2021 16:20

Ilustrasi TMII
Foto : Istimewa
Ilustrasi TMII
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu ikut berkomentar terkait persoalan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Namun, isu yang bergulir belakangan seperti dibesar-besarkan.

Said mengungkapkan sebetulnya pengelolaan yang diambil alih negara, bukan kepemilikannya. Langkah itu sebetulnya lumrah.

"Heboh berita ttg Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yg terjadi :1) dari dulu TMII milik negara yg pengelolaannya dikerjasamakan oleh Setneg ke yayasan harapan kita. 2) setneg ingin mengganti pengelola shg hak pengelolaan oleh yayasan harapan kita dicabut. Itu saja yg terjadi," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, (8/4/2021).

Said menambahkan ada yang lebih penting dari TMII. Sebab, masih banyak properti milik negara yang dikuasai segelintir orang. Apalagi, kata dia terdapat kawasan startegis yang dimiliki pendukung presiden Joko Widodo.

"Adalah sah Setneg persoalkan TMII apalagi terkait penerimaan Negara, maka kami tunggu hal yg sama thdp penertiban dan peningkatan penerimaan negara dari asset Setneg dari :1) kawasan Senayan2) kawasan KemayoranYg sebagian besar "pengontraknya" adalah tokoh pendukung," tulisnya lagi.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli