Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:34wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Ruhut: Rocky Menggrung Masih Sakit, Masuk Lagi RS Jiwa Grogol

Jumat, 19-Februari-2021 17:10

Pengamat Politik Rocky Gerung (RG).
Foto : Twitter
Pengamat Politik Rocky Gerung (RG).
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Ruhut Sitompul menyebut ada seseorang bernama Rocky masih sakit sehingga perlu dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Soeharto Heerdjan, Grogol. 

"Rocky menggrung masih sakit, masuk lagi RS Jiwa Grogol. MERDEKA," tulis Ruhut di akun Twitternya, Kamis (18/2/2021).

Dalam cuitannya Ruhut tidak menjelaskan dengan gamblang siapa sosok Rocky itu, namun sejumlah netizen menduga Ruhut menyindir pengamat politik Rocky Gerung.

Pasalnya, nama Rocky Gerung tengah ramai diperbincangkan gara-gara komentarnya soal wacana pemerintahan merevisi UU ITE hingga menyebut "yang mesti direvisi isi kepala presiden sebagai kepala negara".

Berikut sejumlah komentar netizen seperti dilihat netralnews.com di akun Twitter Ruhut Sitompul, Jumat (18/2/2021).

"Bener tah Bang? . Pantesan kook kalo ngomong, gak ada yang enak didengarnya. Semoga RG lekas pulih lagi," tulis @AdjangReba.

"Lagi panas hati bapak Ruhut Sitompul karena komentar dari bapak Gerung selalu pedas dan tajam untuk partai PDI," kata @Rp551991.

"Prof @rockygerung_rg ahli bolak balik kata. Bikin malu para ahli filsafat aja," sentil @Petromakstrong.

"Haha...lupakan saja siapa itu rocky gerung...lebih baik bagaimana cara bersatu menatap kedepan yang lebih baik...covid pergi cuan datang ...rakyat sejahtera, kembali pada khidupan normal sperti sedia kala...MERDEKA," komentar @AgusHaryo8.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani