Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:59wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Rizieq Marah dan Ogah Sidang Online, Dewi: Harusnya Hakim Langsung Vonis Seberat-beratnya

Sabtu, 20-Maret-2021 16:20

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Istimewa
Politisi Dewi Tanjung
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung mengomentari pemberitaan media soal sikap Habib Rizieq Shihab (HRS) yang marah-marah dan menolak menghadiri sidang online kasus kerumunan massa di Petamburan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Jumat (20/3/2021).

Menurut Dewi, jika Habib Rizieq tidak mentaati peraturan hukum di negara ini, maka sebaiknya hakim langsung menjatuhkan vonis seberat-beratnya terhadap eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

"Apabila Rizik tidak mentaati Peraturan dan Hukum di Negara ini. Hakim harusnya langsung menjatuhi hukuman yang seberat-beratnya karena dia telah melawan hukum," tulis Dewi di akun Twitternya, @DTanjung15, Sabtu (20/3/2021).

Seperti diberitakan, sidang kasus kerumunan di Petamburan dengan terdakwa Rizieq Shihab, kembali digelar PN Jakarta Timur secara virtual pada Jumat (19/3/2021).

Sebelum sidang dimulai, sempat diwarnai cekcok antara Habib Rizieq dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Ruang Tahanan Bareskrim Polri lantaran Rizieq menolak menjalani sidang secara online.

Habib Rizieq juga marah-marah dan memprotes operator penyiaran yang merekamnya saat berada di lorong rutan Bareskrim Polri. Pasalnya, Habib Rizieq menyebut lorong itu bukan bagian dari ruang sidang. Ia menganggap pihak PN Jakarta Timur telah melakukan penipuan terhadap dirinya, dengan adanya perekaman tersebut.

"Anda rekam apa? Ini ditayangkan di ruang sidang kan? Berarti anda ingin menipu saya. Di lorong rutan ini anda ingin jadikan sebagai bagian ruang sidang. Jangan dagelan lah, jangan sinetron. Matikan, saya nggak rela," kata Rizieq seperti dilihat dari siaran langsung di kanal YouTube PN Jaktim kemarin.

"Ini bukan ruang sidang, ini lorong rutan. Jangan tipu tipu, ini nipu namanya," tegas Habib Rizieq.

Ketika tiba di ruangan yang telah disiapkan Bareskrim Polri untuk menjalani sidang virtual, Habib Rizieq mengeluhkan kepada hakim bahwa dirinya dipaksa dan dihinakan oleh petugas yang membawanya ke ruang sidang.

"Saya didorong, saya tidak mau hadir. Saya sampaikan ke majelis hakim, saya tidak ridho dunia akhirat. Saya dipaksa, didorong, dihinakan," kata Habib Rizieq.

Kepada hakim, Habib Rizieq kembali menyampaikan bahwa dirinya menolak menjalani sidang secara online dari Bareskrim Polri. Ia bersikeras untuk hadir langsung di ruang sidang PN Jakarta Timur.

Habib Rizieq bahkan mempersilakan majelis hakim untuk melanjutkan sidang tanpa kehadiran dirinya apabila sidang tersebut tetap digelar secara virtual.

"Silakan majelis hakim melanjutkan persidangan tanpa saya, karena saya tidak menghendaki secara online. Saya siap menunggu di dalam sel terserah ingin divonis berapa tahun," tegas HRS.

Menanggapi hal itu, majelis hakim tetap mempersilakan jaksa penuntut umum (JPU) membacakan surat dakwaan. Hakim juga mengingatkan Habib Rizieq mematuhi persidangan.

"Habib saya minta ini digunakan betul untuk memperoleh keadilan, untuk memperoleh hak-haknya sebagai terdakwa, ini ada di sini Habib. Karena itu, saya mohon kepada Habib, tolong patuhi semua perintah di persidangan ini," ujar Hakim Ketua, Suparman.

"Kalau Habib tidak mematuhi perintah di persidangan, Habib akan mendapatkan seperti ini. Karena ini adalah proses hukum negara, proses hukum negara yang harus dipatuhi Habib. Jadi saya minta pengertian habib, supaya dapat diperlakukan dengan baik, dengan adil. Ikuti perintah persidangan ini," jelasnya.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli