Netral English Netral Mandarin
17:58wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Banyak Ditumbuhi Tumbuhan Langka, Risma: Bantaran Sungai Ciliwung Patut Dijaga 

Minggu, 10-January-2021 15:00

Ketua DPP PDIP bidang Kebudayaan sekaligus Menteri Sosial Tri Rismaharini saat melakukan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Ciliwung, di kawasan Balekambang, Jakarta Timur, Minggu (1
Foto : Antara
Ketua DPP PDIP bidang Kebudayaan sekaligus Menteri Sosial Tri Rismaharini saat melakukan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Ciliwung, di kawasan Balekambang, Jakarta Timur, Minggu (1
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan sekaligus Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bahwa daerah aliran sungai (DAS) atau bantaran sungai Ciliwung wajib dilestarikan dan dijaga mengingat banyak tumbuhan langka yang tumbuh.

"Ini sungguh luar biasa. Karena kekayaan bantaran Kali Ciliwung bukan hanya untuk dilestarikan, melainkan harus dijaga. Ini adalah warisan yang luar biasa. Banyak jenis tanaman yang langka ada di sini," kata Risma saat melakukan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung di kawasan Balekambang, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2021).

Risma melakukan kegiatan itu bersama Komunitas Ciliwung Condet yang ditemani Ketua Fraksi DPRD Provinsi DKI Jakarta Gembong Warsono, anggota DPR RI Putra Nababan, dan para pengurus PAC PDIP Jakarta Timur.

Acara ini sebagai rangkaian dari Peringatan HUT Ke-48 PDIP yang bertema besar Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan

Salah satu subtema kegiatan yang diresmikan Megawati itu adalah Cinta Ciliwung Bersih. Kegiatan ini melaksanakan protokol kesehatan yang ketat sehingga peserta kegiatan dibatasi dan wajib melaksanakan protokol kesehtan pecegahan COVID-19.

Mengingatkan kembali pesan Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri, Risma mengatakan bahwa kelestarian ini harus harus dijaga dan dipertahankan sebab generasi saat ini harus menyiapkan warisan bagi generasi masa yang akan datang.

Risma lalu menanam sebuah pohon salak sebagai sebagai simbol dimulainya kerja penghijauan tersebut. Selain pohon salak, PDIP juga menanami wilayah itu dengan pohon kecapi.

"Ini cagar budaya, yang mungkin suatu saat menjadi rujukan anak-anak kita untuk mempelajari tanaman-tanaman langka," ujar Risma dalam siaran persnya.

Risma juga mengapresiasi Komunitas Ciliwung Condet yang terus bekerja menjaga bantaran sungai dan tanamannya.

Risma pun mengajak semua pihak agar gerakan penghijauan di HUT Ke-48 PDIP ini sebagai momentum untuk melestarikan sungai.

"Mari kita lestarikan. Saya ini belum pernah makan salak Condet. Suatu saat orang akan mencari. Yang pasti, menjaga alam itu luar biasa," ujar mantan Wali Kota Surabaya ini.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli