Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:57wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Survei Indicator: Risma jadi Wali Kota Tervokal

Senin, 04-January-2021 12:15

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Foto : Antara
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hasil riset Indonesia Indicator (I2) menyebutkan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai wali kota terpegah (top person) dan tervokal (top influencer) dalam pemberitaan isu COVID-19 di media online sepanjang 2020. "Sepanjang 2020, Tri Rismaharini dalam isu COVID-19 diekspose media sebanyak 15.917 berita," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika Herlambang dalam siaran persnya, Senin, (4/1/2021).

Indonesia Indicator (I2), sebuah perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak Artificial Intelligence (AI) menyebutkan sorotan tertinggi media massa tertuju pada Risma yang saat itu menjabat Wali Kota Surabaya, terkait isu tingginya kasus positif COVID di Surabaya yang mengarah pada zona hitam pada Juni lalu, serta berbagai aktivitas yang dilakukan oleh Risma untuk menanganinya.

Isu lain yang dibahas media, kata Rustika, berkaitan dengan langkah responsif yang dilakukan Risma pasca-Surabaya dinyatakan masuk zona hitam adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat, swab gratis dan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat di Surabaya. Di sisi lain, Risma yang kini menjabat Menteri Sosial tersebut juga melakukan intervensi kesehatan lingkungan, seperti pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan masker, sabun cair, hingga usaha untuk membangkitkan ekonomi masyarakat melalui UKM, UKBM, dan Koperasi Wanita. Posisi kedua Wali Kota Terpegah ditempati Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT dengan 9.286 berita. Wali kota terpegah ketiga dan seterusnya diduduki Wali Kota Bogor Bima Arya dengan 9.265 berita, Wali Kota Medan Akhyar Nasution dengan 8.961 berita, Wali Kota Bandung Oded M Danial dengan 6.810 berita, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menduduki posisi keenam dengan 6.470 berita. "Aspek positif yang memunculkan harapan bagi warga kota ini adalah pemberitaan media tentang FX Hadi Rudyatmo yang siap divaksin pertama," kata Rustika. Wali Kota Batam Muhammad Rudi di urutan ketujuh dengan 6.136 berita, Wali Kota Depok Mohammad Idris di urutan ke delapan dengan 5.836 berita, Wali Kota Bekasi Rakhmat Effendi urutan ke sembilan dengan 5.835 berita, dan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany urutan ke-10 dengan 5.247 berita. "Wali Kota yang mendapat sorotan besar dari media umumnya wali kota pemimpin wilayah penyangga Jakarta (Bodetabek) sebagai wilayah ring 1 Ibukota, seperti Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi, Wali Kota Depok Mohammad Idris, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah," ungkap Rustika. Terlebih pada 2-3 bulan awal merebaknya pandemi, kata Rustika, keempat pemimpin wilayah itu tampak cukup aktif untuk menerapkan kebijakan buka-tutup pintu PSBB mengantisipasi pergerakan arus keluar masuk warga Bodetabek yang beraktivitas Isu yang bernuansa politik juga bergulir berkaitan dengan kasus Muhammad Riziek Shihab (MRS) yang dinyatakan melanggar protokol kesehatan dan berhubungan dengan dua kepala daerah di ring satu, yakni Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wali Kota Bogor Bima Arya. 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani