Netral English Netral Mandarin
13:38wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Ribuan Ulama dan Imam Masjid Ikuti Vaksinasi COVID-19

Rabu, 10-Maret-2021 13:30

Petugas medis sedang melakukan vaksinasi COVID-19.
Foto : Antara Foto
Petugas medis sedang melakukan vaksinasi COVID-19.
22

SIDOARJO, NETRALNEWS.COM - Ribuan ulama dan imam masjid yang ada di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur mengikuti vaksinasi sebagai upaya menerangi penyebaran virus corona atau COVID-19 terutama menjelang bulan suci Ramadan. 

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) Rabu (10/3/2021) mengatakan pelaksanaan vaksinasi itu secara simbolis dilakukan di Masjid Agung Sidoarjo.

"Dalam dua bulan ke depan dinas kesehatan akan fokus melakukan vaksinasi para ulama dan imam Masjid yang targetnya ada 2000 orang," ucapnya di sela peninjauan vaksinasi terhadap ulama dan imam masjid di Masjid Agung Sidoarjo. 

Ia mengemukakan, dengan pelaksanaan vaksinasi terhadap ulama dan imam masjid bisa meningkatkan kekhusyukan masyarakat Sidoarjo saat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. 

"Kami ingin menjaga beliau (ulama dan imam) semua, kami tidak ingin ulama-ulama yang sudah sepuh tidak terproteksi dengan baik. Tugas kami memastikan seluruh ulama imam-imam masjid dan mushola besok bisa memimpin secara khidmat dan warga bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusyuk," ucapnya. 

Ia menjelaskan, pelaksanaan ibadah bulan suci Ramadhan tidak seperti tahun kemarin yang dalam kondisi ketakutan.

"Tahun kemarin ibadah Ramadhan dalam kekhawatiran atau ketakutan , salah satu jalan yang kami tempuh hari ini memastikan seluruh imam masjid dan mushola sudah tervaksin karena titik kumpulnya orang-orang besok pasti di bulan Ramadhan," ujarnya. 

Pria yang akrab dipanggil Gus Muhdlor ini menyampaikan vaksinasi untuk guru kemarin sudah dilakukan, setelahnya, dinkes diminta melihat proyeksi dalam dua bulan ke depan untuk menentukan sasaran vaksinasi.

"Saya sampaikan ke dinkes harus bisa melihat proyeksi satu dua bulan ke depan, titik kumpulnya sudah beda, ini yang harus kami siapkan. Dua bulan ke depan saya yakin sekolah tatap muka belum berjalan, karena aturan dari pusat belum turun. Untuk membaca dua bulan ke depan yaitu persiapan ibadah bulan suci Ramadhan, sudah bisa ibadah dengan aman dan tenang. Yang paling penting ada proteksi terhadap ulama – ulama karena sebenarnya itu adalah aset terbesar yang dimiliki Sidoarjo," tukasnya. 

Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman mengatakan vaksinasi yang digelar di Masjid Agung Sidoarjo ini pembukaan untuk seluruh ulama di kabupaten Sidoarjo sebagai persiapan memasuki bulan Ramadhan. Targetnya dua bulan kedepan seluruh ulama atau imam yang ada di masjid sudah tervaksinasi, total targetnya ada 2.000 orang. 

"Jadi nanti puskesmas yang akan menghubungi setiap masjid menginformasikan untuk dilakukan vaksinasi di puskesmas wilayahnya, targetnya dua bulan selesai ada 2.000 orang," katanya dilansir dari Antara.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian