Netral English Netral Mandarin
01:45wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Wadek Unpad Diberhentikan Terkait HTI, RG: Bagai Melarang Hantu yang Sudah Gentayangan

Selasa, 05-January-2021 09:22

Pengamat Politik Rocky Gerung
Foto : Istimewa
Pengamat Politik Rocky Gerung
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pengamat Politik Rocky Gerung turut angkat bicara terkait kasus diberhentikannya Asep Agus Handaka Suryana dari jawabatan Wakil Dekan (Wadek) Bidang Sumberdaya dan Organisasi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) di Universitas Padjajaran (Unpad).

Diketahui Rocky, itu terjadi karena Asep bergabung dengan organisasi yang dilarang pemerintah, yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Rocky mempertanyakan, bila terjadi demikian berarti seluruh Anggoa HTI tidak boleh menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau menduduki jabatan strategis di kampus. Padahal menurutnya kampus dilindungi oleh kebebasan akademik.

“Orang mau memiliki ideologi apapun suka-suka aja,” kata Rocky, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Selasa (5/1/2021).

Dijelaskan Rocky, kampus justru diproteksi oleh prinsip bahwa segala sesuatu harus bisa dipertengkarkan. Demikian juga doktrin HTI bahkan dipertengkarkan di kampus. “Beberapa kali saya kasih Webinar dengan HTI dan debat dengan saya,”sambung dia, sambil ungkap pengalamannya yang berakhir saling menghormati pendapat.

Menurut Rocky, kasus ini menjadi hal yang aneh. Rocky heran, bagaimana mungkin universitas dikendalikan keuasaan. Menurutnya ajaib dan preseden tentang kemerdekaan sipil tidak lagi terjadi dan membuahkan kekhawatiran.

“Kalau saya sekarang masuk persaturan sepak bola Sentul, nanti ada pengurus yang pernah jadi aktivis HTI dan saya dianggap terpapar HTI. Dihubung-hubungkan terus oleh pemerintah padahal ini hal yang sudah selesai. Kan HTI sudah selesai, kan sudah dibubarkan tuh,” jelas Rocky.

Menurutnya, HTI yang memiliki ideologi Islamisme tetapi dibatalkan Undang-undang (UU), maka sudah selesai. Sama seperti bebas G30S/PKI yang partainya juga sudah dibubarkan, sehingga tidak perlu lagi mencari “mantan-mantan” yang sudah menerima keputusan pemerintah.

“Terkait aktivitas pikiran urusan dia, bukan lagi urusan organisasi. Melarang hantu. Sudah jadi hantu musti dilarang. Jadi hantu ya sudah gentayangan saja,” tegas dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli