Netral English Netral Mandarin
banner paskah
04:45wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Resmi Larang Mudik, Apakah Polri Akan Lakukan Penyekatan Jalan Lagi?

Sabtu, 27-Maret-2021 12:00

Polisi berjaga di tol arah Cikampek (foto sebelum pandemi COVID-19).
Foto : TMC Polda Metro Jaya
Polisi berjaga di tol arah Cikampek (foto sebelum pandemi COVID-19).
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kebijakan soal mudik lebaran 2021 akhirnya resmi dikeluarkan. Setelah sempat mengijinkan, pemerintah kini mengubah kebijakannya menjadi melarang mudik, sama seperti tahun 2020. Sejalan dengan kebijakan itu, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Rudi Antrasiksawan memastikan Polri juga kembali akan melakukan penyekatan.

Polri akan melakukan pengamanan sesuai dengan kebijakan pemerintah dan bakal bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait. "Pastinya itu (penyekatan-red) salah satu pola yang akan dilakukan," ujar Rudi dikutip dari Antara.

Sementara untuk pengamanan Lebaran Idul Fitri 2021, Polri juga bakal tetap menggelar Operasi Ketupat. Operasi ketupat yang digelar juga akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah.

"Yang jelas dalam kegiatan pengamanan mudik lebaran Polri akan gelar operasi ketupat, dan tentunya rencana operasi ketupat yang akan dilaksanakan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah tersebut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Rusdi mengatakan, Polri saat ini tengah merencanakan model pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2021 disesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang telah meniadakan mudik lebaran.

"Pelaksanaan operasi akan dilaksanakan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, sekarang masih taraf perencanaan," tutur Rusdi.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah secara resmi melarang mudik Lebaran 2021. Kebijakan ini diambil demi menekan penyebaran COVID-19.

"Sesuai dengan arahan bapak presiden dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri yang diselenggarakan 23 Maret 2021 di Kantor Kemenko PMK yang dipimpin Menko PMK serta hasil konsultasi dengan presiden maka ditetapkan bahwa tahun 2021, mudik ditiadakan. Berlaku untuk seluruh ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," terang Menko PMK Muhadjir Effendy.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan HP