Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:27wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Rencana Impor Beras Saat Panen Raya, Begini Kata Ganjar

Sabtu, 20-Maret-2021 06:42

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Foto : Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
13

SEMARANG, NETRALNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan para petani harus mendapat perlindungan dari pemerintah terkait dengan adanya rencana impor beras saat musim panen raya.

"Karena ongkos produksinya kemarin tidak cukup murah itu agak mahal justru, maka petani hari ini butuh perlindungan, maka jangan sampai ada keputusan yang nanti menyinggung perasaan petani," katanya di Semarang, Jumat (19/3/2021).

Kendati demikian, Ganjar menyakini bahwa pemerintah pusat tidak terburu-buru mengambil keputusan terkait rencana impor beras.

Politikus PDI Perjuangan itu meminta semua pihak bisa menahan diri.

"Sebaiknya semua menahan diri dulu, agar petani kita bisa menikmati hasil panennya dengan baik," ujarnya.

Menurut Ganjar, yang penting dan mendesak untuk dipikirkan saat ini adalah serapan gabah atau beras petani agar lebih cepat sebab hal itu akan membuat para petani merasa nyaman, serta sejahtera.

Dirinya akan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat mengenai hal ini dan meminta para petani tetap tenang.

"Petani jangan panik ya, Insyaallah kita juga akan komunikasi dengan pemerintah pusat dan saya yakin tidak akan tergesa-gesa untuk melakukan ini. Nanti-nanti sajalah di belakang-belakang ketika panen sudah beres semuanya, kita hitung kalau memang kita kurang untuk cadangan atau persiapan bencana kita lakukan, tapi kalau hari ini terlalu dini," katanya.

Sebelumnya, orang nomor satu di Jateng ini telah meminta pemerintah pusat memperhitungkan dengan matang rencana melakukan impor beras dalam waktu dekat sebanyak 1 juta ton beras sebab saat ini para petani di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah sudah mulai memasuki musim panen.

"Sebaiknya diperhitungkan dengan matang karena ini lagi mulai petani kita panen, maka kayaknya petani butuh perhatian agar hasil panennya betul-betul bisa terbeli karena ongkos produksinya kemarin tidak murah," ujarnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati