Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:00wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Rekomendasi Tempat Wisata Keren di Sumba yang Wajib Anda Kunjungi

Minggu, 14-Maret-2021 19:00

Fakta Kecantikan Sumba yang Wajib Anda Kagumi.
Foto : Keindahan sumba
Fakta Kecantikan Sumba yang Wajib Anda Kagumi.
16

SUMBA, NETRALNEWS.COM - "Rinduku pada Sumba adalah rindu seribu ekor kuda yang menggemuruh di bukit-bukit yang jauh.  Sementara langit bagai kain tenunan tangan, gelap coklat tua. Dan bola api, merah padam, membenam di ufuk teduh

Rinduku pada Sumba adalah rindu padang-padang terbuka Di mana matahari bagai bola api, cuaca kering dan ternak melenguh Rinduku pada Sumba adalah rindu seribu ekor kuda, Yang turun menggemuruh di kaki bukit-bukit yang jauh. Kira-kira begitulah bait sajak milik Taufik Ismail menggambarkan keindahan Pulau Sumba.

Eksotisme Pulau Sumba jelas menggoda banyak wisatawan. Keindahan dan keunikan Padang savana, kampung adat, pantai,serta adat tradisi tak menggoyahkan wisatawan untuk menelusuri pulau dengan matahari terik itu.

Keterbatasan akses pun terlampaui. Datang ke Pulau Sumba memang berarti melakukan perjalanan dengan sedikit petualangan. Pintu masuk bisa dimulai dari Bandara Tambolaka, Waikabubak, Sumba Barat Daya atau Bandara Umbu Mehang Kunda, Waikabubak, Sumba Timur. Pilih salah satu dan kemudian ke luar dari pintu berbeda.

Penerbangan ke Pulau Sumba, selalu ada setiap hari, dan semuanya melakukan transit di Denpasar, Bali. Menggunakan jasa operator perjalanan lokal adalah pilihan bijaksana. Mereka akan mulai dengan menjemput di bandara, dan kemudian memandu perjalanan lintas kabupaten di pulau seluas 10.710 km2; itu. Kehadiran mereka juga akan menjembatani ketidaktahuan wisatawan tentang adat istiadat dan kebiasaan masyarakat lokal.

Banyak orang bertanya, berapa lama waktu ideal untuk menelusuri Pulau Sumba? Netralnews merekomendasikan waktu 5 hari 4 malam.

Biayanya biasanya berkisar antara Rp3,2 juta hingga Rp3,5 juta dengan fasilitas standar dan tergantung dari jumlah orang yang ikut serta. Biaya itu tidak termasuk tiket pesawat.

Pulau Sumba terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan empat kabupaten, yakni Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya. 

Keindahan Pantai Waikuri. (Dok:Travelstory)

Waikuri

Waikuri, salah satu tempat yang mesti didatangi ketika datang ke Sumba Barat Daya. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam dari pusat kota Tambolaka (Ibu Kota Kabupaten Sumba Barat Daya). Waikuri merupakan pantai dengan batu-batu karang besar dan tajam.

Batu-batu itu menghalangi gulungan ombak, sehingga kolam air asin (laguna) yang ada di baliknya aman dijadikan tempat bermain air dan berenang. Ada tempat bilas setelah berenang, meski belum memadai. Penduduk setempat menyediakan air tawar di ember.

Pemerintah daerah setempat memfasilitasi jembatan kayu panjang agar wisatawan bisa melakukan penjelajahan dengan aman, tanpa takut tergores tajamnya batu karang.

Cantiknya Pantai Mandoral

Pantai Mandorak Ini salah satu pantai yang jadi surga tersembunyi di Sumba Barat Daya. Airnya biru, pasirnya putih, dan ada dua tanjung menjorok yang membentuk komposisi indah. Di pantai yang terletak di Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi itu, wisatawan bisa bermain air, atau sekadar menikmati pemandangan dan aktivitas nelayan.

Watu Maladong

Panas menyengat jika datang siang hari di Watu Maladong yang terletak di Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghard. Namun, cuaca itu menambah keindahan biru air laut dan langit. Pantai Maladong terkenal dengan sebaran batu-batu besar yang cantik untuk latar foto.

Jangan lupa membeli suvenir di sini. (Dok: Travelsotry)

Kampung Adat Ratenggaro

Kampung Adat Ratenggaro terletak di Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo, atau sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Tambolaka. Ini salah satu kampung adat yang paling banyak didatangi wisatawan. Lokasinya cantik berdekatan dengan Pantai Ratenggaro. Masyarakatnya juga sudah terbiasa menerima kedatangan wisatawan. Mereka menggelar berbagai suvenir mulai dari kain tenun hingga tas.

Pantai Mbawana yang cantik. (Dok:NNC/Sulha)

Pantai Mbawana

Pantai Mbawa wajib didatangi. Meski harus jalan dengan medan lumayan curam, namun pemandangan yang didapat menghilangkan lelah. Batu berlubang besar seakan menjadi pintu gerbang Pantai Mbawana yang bisa ditempuh sekitar 1,5 jam dari Tambolaka.

Tanjung Mareha

Tidak jauh dari Pantai Mbawana ada Tanjung Mareha. Sangat indah dengan pemandangan laut dan dentam ombak di bawahnya. Dari lokasi ini, Pantai Mbawana bisa terlihat. Jika memiliki kamera dengan lensa zoom, Mbawana bisa dipotret dari sudut dan keindahan berbeda.

Air Terjun Lepopu. (Dok: NNC/Sulha)

Kampung Adat Prai Ijing merupakan salah satu objek kunjung favorit wisatawan yang datang ke Sumba Barat. Kampungnya masih sangat tradisional, tenang, sudah tertata rapi dan bersih. Pengunjung bisa melihat aktivitas masyarakat, termasuk ibu-ibu yang menenun atau tengah membuat kerajinan anyaman dari daun pandan hutan.

Air Terjun Lepopu

Air terjun ini terletak di dalam Taman Nasional Manupeu Tanah Daru. Lokasinya tidak terlalu jauh dari pintu masuk, sehingga menjadi favorit wisatawan umum. Jalan setapak yang dilewati relatif datar, dan ada jembatan bambu titian yang harus dilewati. Air terjun ini terkenal indah.

Wisatawan yang datang diharuskan melaporkan diri di pos taman nasional, membayar retribusi sebesar Rp5.000 untuk turis lokal dan Rp150 ribu untuk turis asing. Pihak taman nasional akan meminta wisatawan menggunakan pemandu lokal dengan biaya Rp30 ribu hingga Rp50 ribu.

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani