Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:45wib
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggunakan 17 titik periksa yang sebelumnya disiapkan untuk pengamanan mudik sebagai pos pemeriksaan Surat Izin Keluar-Masuk. Dua hari ke depan diperkirakan akan terjadi lonjakan masyarakat yang nekat mudik Idulfitri 2021.
Ramadan Kedua di Tengah Pandemi, Anies: Tahan Godaan, Jaga Amanah, Kemenangan Sudah di Depan Mata

Selasa, 13-April-2021 06:47

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Selasa (13/4/2021). Ini merupakan kali kedua umat muslim Indonesia menjalani bulan suci Ramadan di tengah pandemi Covid-19.

Terkait hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginformasikan kepada warga bahwa situasi Ibukota memasuki bulan Ramadan ini relatif terkendali. Ia juga menyampaikan jika proses vaksinasi di Jakarta terus berjalan dengan cepat.

"Marhaban ya Ramadhan. Alhamdulillah, Ramadan kembali menyapa kita. Ini adalah kali kedua kita menjalani Ramadan dalam suasana pandemi COVID-19," kata Anies lewat akun Instagramnya, @aniesbaswedan, Senin (12/4/2021).

"Alhamdulillah situasi di Jakarta saat ini relatif terkendali. Dan proses vaksinasi di Jakarta terus berjalan dengan cepat, dengan prioritas tenaga kesehatan, warga lansia dan petugas pelayan publik," ujarnya.

Kondisi ini, lanjut Anies, menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengatur pembatasan kegiatan ibadah di bulan Ramadan, yang tahun ini bisa lebih longgar dibanding tahun lalu.

"Kini salat tarawih berjamaah di masjid, di lingkungan sendiri, diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 50?n tetap mengikuti protokol kesehatan ketat," ungkapnya.

Meski demikian, Anies mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir, sehingga upaya pencegahan harus tetap dilakukan dengan serius. Apalagi sejumlah negara mengalami lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga.

"Tentu semua ini kita syukuri, tapi pandemi belum usai. Beberapa negara lain saat ini sedang mengalami lonjakan kasus, bahkan sudah gelombang ketiga akibat varian baru Covid-19. Karena itu penting sekali untuk kita serius mencegah agar hal tersebut tidak terjadi di sini," imbuhnya.

Anies mengatakan, risiko tertular dan menularkan itu masih ada, termasuk bagi mereka yang sudah divaksin. Untuk itu, ia menghimbau agar warga menghindari kerumunan dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

"Di bulan puasa ini, godaan untuk kumpul-kumpul, baik untuk beribadah maupun silaturahmi akan sangat besar. Namun menahan nafsu, menahan godaan, bukankah itu inti dari ibadah di bulan suci Ramadan ini?" tanya Anies.

"Penting sekali untuk kita tahan godaan, jaga amanah, dan tidak menyia-nyiakan kelonggaran yang telah dibolehkan. Risiko tertular dan menularkan itu masih ada, termasuk teman-teman yang sudah divaksin. Hindari mengadakan buka bersama, kumpul-kumpul keluarga begitu banyak, tanpa ada menjaga jarak, apalagi sampai membuka masker," sambungnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan bahwa keselematan menjadi prioritas utama. "Tahun ini kita prioritaskan keselamatan, keselamatan dan keselamatan," terangnya.

Lebih jauh, Anies mengatakan jika menahan diri dan disiplin menjalankan protokol kesehatan merupakan amanat yang dititipkan kepada masing-masing pribadi dalam melawan pandemi.

"Hari ini kemenangan itu sudah di depan mata, kita sudah menuju kondisi yang lebih baik. Mari kita tahan diri. Mari kita tetap disiplin," tutur Anies.

"Ini adalah perjuangan kita bersama, kita serius, kita disiplin menjalankan protokol kesehatan. Ini semua adalah amanat yang dititipkan kepada diri kita masing-masing untuk melawan pandemi," tandasnya.

Jika amanat itu diingat dan dijalankan dengan baik, mantan Rektor Universitas Paramadina itu optimis pandemi Covid-19 bisa dikalahkan.

"InsyaAllah bila kita semua ingat, bila kita semua tegakkan amanat ini. InsyaAllah, Allah SWT akan membantu kita mengalahkan Covid-19 ini," ucap Anies.

"Selamat menjalankan ibadah bulan Ramadan. Semoga Allah SWT merahmati kota Jakarta dan melindungi kita semua," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati