Netral English Netral Mandarin
banner paskah
20:59wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Rakor Akhir Tahun, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Konsentrasi Tangani Corona

Rabu, 30-December-2020 23:32

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Safrizal ZA, M.Si
Foto : Istimewa
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Safrizal ZA, M.Si
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Safrizal ZA, M.Si menggelar Rapat Koordinasi (rakor) refleksi akhir tahun 2020 dan Proyeksi Kesiapan Tahun 2021 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Camat dan Lurah se-Indonesia, secara virtual, Rabu (30/12/2020). Rakor terkait penanganan Covid-19 diikuti sekitar 900 peserta.

Dalam acara tersebut dia membeberkan sejumlah hal. Mulai dari perkembangan kasus Covid-19. Perkembangan angka kedisiplinan. Status penegakan disiplin protokol kesehatan. Peran BPBD, Damkar, Camat dan lurah. Kesiapan aksi daerah 2021. Kesiapan aksi dan dukungan anggaran. Dan isu-isu strategis vaksinasi. Serta mengingatkan untuk terus mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Yakni 4M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun dan Menghindari kerumunan).

"Kita mengapresiasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang telah berlangsung berjalan tentram, tertib, jujur dan adil. Keberhasilan bisa dilihat di tempat pemungutan suara, patuh pakai masker, atau disiplin melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya.

Namun Safrizal juga mengingatkan kepatuhan masyarakat juga menurun setelah libur panjang. Jadi kita semua kata dia, harus terus mengimbau tempat-tempat wisata menerapkan protokol kesehatan. Dan juga mengimbau masyarakat di rumah saja.

"Pelanggaran paling sering, tidak pakai masker dan tidak jaga jarak. Tindakan yang paling sering dilakukan, teguran lisan, membuat surat pernyataan, kerja sosial dan sebagainya. Jumlah penegakan disipilin protokol kesehatan yang telah dilakukan 855.948 kegiatan dari 33 provinsi," ujarnya.

Sinergi antar lembaga juga sangat membantu. Dalam hal ini, sinergi dengan TNI dan Polri. Lebih lanjut Safrizal mengatakan, mayoritas pemerintah daerah (pemda) sudah menindaklanjuti dengan pendekatan kelembagaan. Membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

"Pemda juga telah melakukan pendekatan darurat bencana non alam. Dengan menetapkan Pandemi Covid-19 sebagai keadaan darurat. Maupun pendekatan Pembatasan Sosial Berskala Besar," ujar Safrizal.

Sementara itu, untuk 2021 dia mengatakan kita harus siaga. Serta ikut berperan mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Satpol PP, BPBD, Damkar, Camat, Lurah dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat Linmas) all out dalam mendukung penanganan Covid-19. Dan program Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Atensi khusus untuk menjaga obyek vital, seperti lab dan tempat penyimpanan vaksin dari berbagai ancaman, termasuk kebakaran," ujarnya.

Ditempat sama, Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Sesditjen Adwil) Indra Gunawan menegaskan semua pihak diharapkan agar berpartisipasi aktif dalam mendukung vaksinasi covid-19 yang rencananya dilangsungkan pada tahun depan."Oleh sebab itu, harapan kami dari Kemendagri, apabila nanti Bapak-Ibu dilibatkan menjadi kepanitiaan untuk berpartisipasi aktif. Sekecil apapun sumbangan kinerja untuk menyehatkan masyarakat di sekeliling kita," pungkasnya

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli