Netral English Netral Mandarin
17:50wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Heboh Pria Bawa Sajam Teriak Dukung Teroris di Masjidil Haram, Netizen: Teroris Lagi Stres Gak Disini Gak Disana

Jumat, 02-April-2021 19:31

Ilustrasi Masjidil Haram
Foto : Berita Heboh
Ilustrasi Masjidil Haram
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seorang pria tiba-tiba saja mengacungkan sebuah pisau dan meneriakkan slogan yang mendukung kelompok teroris di Masjidil Haram, Mekah pada Selasa (30/3) waktu setempat. 

Aksi nekatnya itu berhasil diatasi dan petugas keamanan berhasil mengamankan pelaku.

Namun, di sosial media, menjadi sorotan banyak warganet. Di Akun FB Mak Lambe Turah, ada netizen berkomentar kocak, ada pula yang malah  menyindir. 

MLT: “Teroris lagi streess gak disini gak disana.”

Suri Andiani: “Ditangkap disana lebih ngeriiii dibanding ditembak mati disini.”

Jun: “Terorist bukan Islam,....agama Islam agama yg sempurna bukan agama pembunuh dan pembenci, dalam masa perang pun Islam ada aturan nya.”

Kiky Deep: Teroris itu BUKAN ISLAM."

Sebelumnya  dilansir dari Arab News dan The National News, Jumat (2/4/2021), seorang pria diketahui meneriakkan ekspresi mendukung kelompok dan organisasi teroris usai diselenggarakan sholat Ashar di lantai pertama Masjidil Haram.

"Pasukan Keamanan menangkap pria tersebut segera dan prosedur hukum telah diambil terhadapnya," kata juru bicara kepolisian Mekah.

Ketua Umum Pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al Sudais, mengatakan 'penggunaan ekspresi ekstremis rasis berada di luar doktrin agama Islam'.

"Tidak menghormati kesucian tempat ibadah. Tuhan telah menjadikan Masjidil Haram sebagai tempat ibadah, termasuk shalat, tawaf dan melaksanakan haji," ujar Sudais.

Tidak ada korban yang dilaporkan akibat kejadian tersebut

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto