Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:54wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Predator Seks Bakal Dikebiri, Netizen: Mending Bunuh Diri Aja, daripada Cuma Buat Pipis

Senin, 04-January-2021 18:00

Ilustrasi predator seks.
Foto : Istimewa
Ilustrasi predator seks.
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pelaku kekerasan seksual ke anak resmi bisa dihukum kebiri kimia. Kebijakan pemerintah tersebut mendapat reaksi dari netizen.

Akun @BetzRock mengakatan, sudah dikebiri dikasih chip pula. Mending bunuh diri dari pada kelamin hanya bisa buat pipis doang.

"Wakakakak udah dikebiri dikasih Chip. Kalau mau kelarin Chip hrs potong dl Hahahaha. Mending bunuh diri aja drpd cuma buat Pipis," kata @BetzRock.

Diketahui Keputusan hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seks terhadap anak tersebut ditandai dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) 70/2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan, Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku kekerasan Seksual Anak.

Baca Juga :

Peraturan tersebut diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 7 Desember 2020 lalu. Pertimbangan dalam PP itu menyebut ini dilakukan guna mengatasi kekerasan seksual terhadap anak, memberi efek jera terhadap pelaku, dan mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak.

Ini juga merupakan bentuk pelaksanaan ketentuan dalam Pasal 81A ayat (4) dan Pasal 82A ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. Selain kebiri, pelaku juga akan dipasang alat pendeteksi elektronik atau chip.

Lalu siapa saja yang bias dikenai hukuman ini? Setidaknya ada sejumlah kriteria, yakni:

- Pelaku kekerasan seksual terhadap anak

- Pelaku tindak pidana persetubuhan kepada anak dengan kekerasan atau ancaman kekerasan seksual memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain

- Pelaku tindak pidana perbuatan cabul kepada anak dengan kekerasan atau ancaman kekerasan seksual, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Adapun tindakan kebiri kimia akan dikenakan kepada pelaku persetubuhan paling lama 2 tahun. Ini dilakukan di rumah sakit milik pemerintah atau rumah sakit daerah yang ditunjuk.

Terlepas dari hal itu, Pasal 10 ayat 3 menjelaskan bahwa pelaku persetubuhan terhadap anak bisa terbebas dari kebiri apabila analisis kesehatan dan psikiatri menyatakan tidak memungkinkan. Terkait identitas pelaku cabul, akan dilakukan setelah pelaku selesai menjalani pidana pokok.

Pengumuman identitas paling sedikit memuat nama, foto terbaru, tempat tanggal lahir, NIK atau paspor bagi WNA. Termasuk pula alamat domisili terakhir.

Meskipun demikian, pelaku anak tidak akan dkenakan tindakan ini. Hal tersebut tertuang dalam Pasal 4.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Widita Fembrian