Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:10wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
PPKM Jawa-Bali, Pemprov DKI Libatkan TNI-Polri dalam Penerapan WFO 25 Persen

Jumat, 08-January-2021 18:30

Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Foto : arizapatria.id
Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta berharap penerapan work from office (WFO) sebanyak 25 persen dari total karyawan di setiap perkantoran berjalan lancar. Untuk itu, Pemprov DKI bakal menggandeng pihak terkait dalam pelaksanaannya.

Demikian ditegaskan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Dikatakan Ariza, demikian Wagub biasa disapa, dalam pengawasan Pemprov DKI akan menggandeng Kepolisian dan TNI.

Diketahui, Pemprov DKI akan menerapkan work from office (WFO) sebanyak 25 persen dari total karyawan saat pemberlakuan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali pada tanggal 11 Februari, mendatang.

"Kami dari internal Satpol PP, Disnaker, bersama Polda Metro dan Kodam Jaya akan terus melakukan pengawasan secara intensif," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Ariza menjelaskan, selain pengawasan intensif, Pemprov DKI juga meminta ada penanggung jawab di setiap perkantoran.

Nantinya penanggung jawab tersebut akan melaporkan apabila terjadi kasus baru di sebuah perkantoran yang mereka awasi.

"Kemudian, kami minta setiap kantor sebagaimana kebijakan sebelumnya menunjuk PIC yang membantu memastikan bahwa proses prokes (protokol kesehatan) di setiap kantor berjalan dengan harapan kita bersama," ujar dia.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP