Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:54wib
Isu reshuffle kabinet kian mengemuka pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Satgas Penanganan Covid-19 memastikan pengembangan vaksin Merah Putih tetap berjalan dan tidak terpengaruh peleburan Kemenristek dengan Kemendikbud.
Politisi PD ke Marzuki Alie: Cap Anda sebagai 'Pengkhianat' Akan Melekat Selamanya...

Sabtu, 27-Februari-2021 23:11

Marzuki Alie dipecat dari Partai Demokrat
Foto : News
Marzuki Alie dipecat dari Partai Demokrat
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat (PD) Yan Harahap mengatakan jika cap 'pengkhianat' terhadap Marzuki Alie akan melekat selamanya di benak para kader Demokrat.Hal itu disampaikan Yan saat berbalas cuitan dengan Marzuki di akun Twitternya, Sabtu (27/2/2021).

Awalnya, Yan Harahap mengunggah pernyataan tertulis DPP Demokrat soal pemberhentian tetap dengan tidak hormat terhadap tujuh kader PD termasuk Marzuki Alie. Dalam cuitannya, Yan menandai akun Twitter Marzuki.

"Dengan diberhentikan tetap dan dicabutnya keanggotaan Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya, serta @marzukialie_MA, maka hak dan kewajibannya sebagai Anggota @PDemokrat tidak berlaku lagi," cuit @YanHarahap mengutip pernyataan DPP Demokrat.

Cuitan dan unggahan Yan Harahap itu direspons Marzuki Alie. Ia menilai, pemecatan dirinya dan enam kader lainnya menunjukan bahwa PD melanggengkan dinasti di partai berlambang bintang mercy itu.

"Semakin melanggengkan PD menjadi dinasti," tulis @marzukialie_MA.

Pada komentar lainnya, Marzuki Alie mengaku bakal menerbitkan buku tentang perjalanannya bersama Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar sejarah tertulis dengan baik dan bukan karangan atau rekayasa.

Selain itu, Marzuki juga menyinggung soal karma yang akan terjadi baik secara langsung ataupun tidak, hingga mengingatkan bahwa bakal ada episode-episode selanjutnya. Meski demikian, Marzuki tidak menjelaskan lebih rinci soal maksud dari "episode-episode berikutnya".

"Inshaa Allah saatnya saya akan terbitkan buku perjalanan bersama PD dan SBY, agar sejarah tertulis dengan baik, bukan karangan atau rekayasa," kata @marzukialie_MA.

"Yang jelas karma pasti akan terima balasannya. Langsung atau tidak langsung akan nyata, kita saksikan saja episode-episode berikutnya," ungkapnya.

Komentar Marzuki itu dibalas Yan Harahap. Ia mengucapkan salam perpisahan sekaligus mengingatkan bahwa cap Marzuki sebagai 'pengkhianat' akan selamanya diingat kader Demokrat.

"Selamat berpisah Pak MA... ‘Cap’ Anda sebagai ‘penghianat’ tentu akan melekat selamanya di benak kami. Bye... adios...sayonara...!!!" sindir @YanHarahap.

Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat memecat enam kadernya dengan tidak hormat lantaran terlibat Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) secara inkonstitusional. Keenam kader PD itu adalah Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib.

Selain enam kader tersebut, Partai Demokrat juga memecat Marzuki Alie karena ia dinilai terbukti melakukan pelanggaran etika Partai Demokrat, sebagaimana rekomendasi Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat.

"Marzuki Alie terbukti bersalah melakukan tingkah laku buruk dengan tindakan dan ucapannya yakni menyatakan secara terbuka di media massa dengan maksud agar diketahui publik secara luas tentang kebencian dan permusuhan kepada Partai Demokrat, terkait organisasi, kepemimpinan dan kepengurusan yang sah," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra melalui keterangan tertulisnya, Juma (26/2/2021).

"Tindakan yang bersangkutan telah mengganggu kehormatan dan integritas, serta kewibawaan Partai Demokrat.Pernyataan dan perbuatan Marzuki Alie merupakan fakta yang terang benderang berdasarkan laporan kesaksian dan bukti-bukti serta data dan fakta yang ada," sambungnya.

Karenanya, ditegaskan Herzaky, sebagai konsekuensi atas tindakan Marzuki Alie, maka kepada yang bersangkutan diberikan sanksi tegas pemberhentian tetap sebagai Anggota Partai Demokrat."Untuk itu diterbitkan Keputusan tentang Pemberhentian Tetap Saudara Marzuki Alie sebagai Anggota Partai Demokrat melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat," jelas Herzaky. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani