Netral English Netral Mandarin
07:55wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Politisi Demokrat Sindir Jokowi: Sayang Tidak Menginap Di Lokasi Bencana, Kunjungannya Seperti Capung

Selasa, 19-January-2021 13:45

Politisi Demokrat Andi Arief
Foto : Istimewa
Politisi Demokrat Andi Arief
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi partai Andi Arif mengritik kunjungan Presiden Joko Widodo yang tak merasakan penderitaan korban bencana alam dengan menginap di lokasi.

Menurut Arief, metode kunjungan yang dipakai seperti binatang capung yang hinggap saja bakal tak kuasai rekondisi dan rehabilitasi para korban bencana alam.

Hal itu diungkapkan Andi lewat akun resmi twitternya @Andiarief_ seperti dilansir di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

"Sayang sekali Pak Jokowi tidak meluangkan waktu menginap bersama para pengungsi di Kalsel. Mudah2an mau menginap hari ini di tenda pengungsi Sulbar. Kalau berkunjung seperti capung nemplok gak akan kuasai masa rekon rehab selanjutnya di sana," tulisnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung yang rusak karena bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya ialah Jembatan Mataraman. Rusaknya jembatan tersebut menyebabkan akses jalan nasional di Kalimantan Selatan menjadi terputus.

"Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan infrastruktur yang memang terjadi. Ada beberapa jembatan yang runtuh, seperti kita lihat di belakang ini. Tadi saya sudah minta ke Menteri PU agar dalam 3-4 hari ini bisa diselesaikan sehingga mobilitas distribusi barang tidak terganggu," ujar Presiden saat meninjau Jembatan Mataraman di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati