Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:27wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Polisi Tetapkan Pasien 'Mesum' di Wisma Atlet Sebagai Tersangka

Selasa, 19-January-2021 20:22

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Hariyadi didampingi Kasat Reskrim AKBP Burhanuddin saat konferensi pers.
Foto : Istimewa
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Hariyadi didampingi Kasat Reskrim AKBP Burhanuddin saat konferensi pers.
4

JAKARTA, METRALNEWS.COM - Polisi menetapkan pasien positif Covid-19 berinisial JM (23) sebagai tersangka atas kasus tindak asusila sesama jenis di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Kasus sesama jenis yang viral di media sosial ini ditangani Satreskrim Khusus Polres Metro Jakarta Pusat. 

Pelaku melakukan tindakan tersebut sebanyak dua kali di toilet Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (26/12/20) lalu.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Hariyadi didampingi Kasat Reskrim AKBP Burhanuddin menjelaskan, setelah pihaknya melakukan penyelidikan mendalam, kasus yang sempat viral di tahun 2020 itu akhirnya dapat menetapkan JM sebagai tersangka. JM bekerja menjadi barista sebuah toko minuman.  

"Berdasarkan proses penyelidikan yang kami lakukan, kami tetapkan tersangka adalah JM. Sementara informasi dari wisma atlet, tenaga kesehatan sudah di non aktifkan. Selain dari perbuatannya, kita lihat dampaknya," tegasnya kepada wartawan, Selasa (19/1/21).

Lebih lanjut, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin menuturkan, tersangka JM saat melakukan perbuatan itu dalam kondisi dia positif sebagai pasien Covid-19. Tenaga kesehatan itu datang membuka pakaian APD dan melakukan hubungan terlarang itu di kamar mandi. 

"Pelaku menyebarkan kenikmatan yang mereka rasakan di akun twitter sehingga menyebarlah dan viral. Motif pelaku menyebarkan untuk untuk mencari teman sejenis. Keduanya masih belum berkeluarga," papar Kasat. 

Belakangan diketahui, tersangka JM merupakan pasien positif Covid-19 yang dirawat di Tower 5 Wisma Atlet. Sementara pasangan JM yang merupakan tenaga medis bertugas di Tower 3 Wisma Atlet.

Kedua pelaku sesama jenis itu bertemu pada sebuah aplikasi hingga mereka bertegur sapa. Keduanya pun berkenalan di Tower 3 tempat tenaga medis itu bertugas. 

Setelah berkenalan, pelaku pasien covid JM dan tenaga medis itu bertukar nomer whatsapp dan mereka komunikasi lebih intens. Hingga keduanya melakukan hubungan sesama jenis pada bulan Desember 2020. 

Sementara dari pengakuan pelaku kepada polisi, dirinya melakukan perbuatan itu atas suka sama suka. "Saya lagi isolasi covid di wisma atlet. Awalnya cuma iseng-iseng aja saya upload di medsos. Sudah dua kali melakukannya di kamar mandi. Saya sudah dua tahun melakukan hubungan seks dengan sejenis," ucap pelaku. 

Akibat ulahnya, JM dijerat Pasal 36 tentang pornografi, pasal 45 ayat 1 dan pasal 27 ayat 1 tentang ITE. Penjara maksimal 10 tahun.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli