Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:34wib
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan pedangdut Rhoma Irama sebesar Rp1 miliar melawan PT Sandi Record. Komisi IX DPR akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang masih mengizinkan Vaksin AstraZeneca untuk digunakan di Indonesia.
Polisi Siapkan Posko Antemortem-DVI di RS Kramat Jati Bantu Keluarga Korban Sriwijaya Air

Sabtu, 09-January-2021 23:10

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus
Foto : Istimewa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polri telah menyiapkan posko Antemortem-DVI di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.

"Kami sudah siapkan Posko Antemortem-DVI di RS Kramat Jati," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Sabtu (9/1/2021).

Dengan adanya posko Antemortem-DVI, dirinya berharap dapat membantu keluarga korban terkait pengumpulan informasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Nanti kami akan bantu keluarga korban di bandara untuk kita layani terkait pengumpulan informasi terkait Sriwijaya Air SJ182," ujarnya.

Yusri mengatakan keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air dipersilakan mendatangi RS Polri Kramat Jati untuk memberikan informasi terkait anggota keluarganya.

"Kami juga sudah menyiapkan tim SAR gabungan dari Polair Polda Metro, Polres Kepulauan Seribu, untuk membantu pencarian terkait pesawat Sriwijaya Air," tuturnya.

Diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di Kepulauan Seribu tidak lama lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta.

Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.

Dipantau dari situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati