Netral English Netral Mandarin
banner paskah
09:55wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Polisi Anti Huru-hara Belanda Bubarkan Unjuk Rasa Menentang Penguncian Covid-19

Senin, 18-January-2021 17:00

Pengunjuk rasa membawa spanduk saat berdemo di depan kantor pusat Shell, ketika penyebaran virus corona (COVID-19) masih berlanjut, di Den Haag, Belanda, Selasa (19/5/2020).
Foto : Antara/Reuters
Pengunjuk rasa membawa spanduk saat berdemo di depan kantor pusat Shell, ketika penyebaran virus corona (COVID-19) masih berlanjut, di Den Haag, Belanda, Selasa (19/5/2020).
6

DEN HAAG, NETRALNEWS.COM - Polisi anti huru-hara Belanda menggunakan meriam air untuk membubarkan sekitar dua ribu pengunjuk rasa yang menentang penguncian nasional COVID-19 di Amsterdam pada Minggu(17/1/2021).

Massa berkumpul di alun-alun depan galeri seni Museum Van Gogh dan Rijksmuseum, dengan membawa spanduk bertuliskan "Kebebasan: setop pengepungan ini" dan meneriakkan "Apa yang kita inginkan? Kebebasan!".

Tidak ada seorang pun yang menggunakan masker, yang diwajibkan ketika berada di luar ruangan, dan hanya sedikit yang menjaga jarak fisik, sehingga memicu otoritas untuk membubarkan kerumunan, demikian pihak berwenang melalui pernyataan.Pemerintah setempat menolak izin unjuk rasa yang digelar di Alun-alun Museum. Massa pun menolak untuk dibubarkan ketika aparat kepolisan memintanya pergi. Sejumlah pengunjuk rasa juga melemparkan petasan ke arah petugas.

Polisi anti huru-hara lantas menggunakan meriam air untuk mencoba membubarkan massa. Otoritas mengaku telah mengamankan sekitar seratus orang pengunjuk rasa.

Pemerintah menutup sekolah-sekolah dan sebagian besar pertokoan pada Desember guna mencegah lonjakan kasus COVID-19 dan pekan ini penguncian diperpanjang hingga setidaknya tiga pekan ke depan.

Di awal pandemi, Belanda secara umum lebih enggan menerapkan penguncian COVID-19 dibanding kebanyakan negara tetangganya. Tetapi selama gelombang kedua musim dingin pihaknya menyatakan penanganan mereka terhadap pandemi dipaksa oleh cepatnya penyebaran infeksi dan besarnya tekanan terhadap rumah sakit.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli