Netral English Netral Mandarin
banner paskah
22:56wib
Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Kebijakan ini diperpanjang selama 14 hari, terhitung sejak 20 April. Komite Eksekutif UEFA meresmikan format baru untuk kompetisi Liga Champions yang akan mulai digunakan pada musim 2024/2025.
PKS Sebut Pelaku Bom di Makassar Tak Beragama, EK: Jangan Denial Terus, Berhentilah Mengasong Agama untuk Kepentingan Politik

Senin, 29-Maret-2021 08:35

Kolase Eko Kuntadhi dan Jazuli Juwaini
Foto : Kolase NNC
Kolase Eko Kuntadhi dan Jazuli Juwaini
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, menyatakan pihaknya mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). PKS menilai tindakan tersebut sangat biadab dan mengoyak kedamaian bangsa Indonesia. Pelakunya tidak punya perikemanusiaan dan jelas tidak beragama.

Namun, pernyataan Jazuli ditanggapi negatif oleh Eko Kuntadhi. Eko berharap Jazuli tidak denial sebab pelaku menurut Eko menggunakan motivasi agama.

“Pelakunya jahat. Tapi kejahatannya dilakukan dengan motivasi agama, Pak. Jangan denial terus. Mereka makin menjadi-jadi karena banyak yang menjadikan agama sebagai tunggangan politik,” kata Eko, Senin (29/3/21).

“Mulai sekarang, berhentilah mengasong agama utk kepentingan politik. Itu sungguh merusak,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Jazuli Juwaini menyebut aksi bom bunuh diri di  Makassar, apapupun motifnya, siapapun pelakunya tidak dibenarkan oleh agama manapun dan mencederai prinsip dasar berbangsa dan bernegara.

"Kita semua mengutuk dan melawan dengan keras dan tegas. Fraksi PKS mengutuk keras aksi bom bunuh diri ini. Pelakunya jahat dan keji. Kita tidak boleh menoleransi tindakan biadab ini. Dan jika tujuannya teror maka Indonesia tidak boleh kalah dan menyerah dengan aksi terorisme seperti ini," tegas Jazuli.

Jazuli Juwaini menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut serta belasungkawa kepada korban terdampak ledakan bom. Secara khusus, kepada saudara-saudara umat Kristiani Gereja Katedral Makassar, Jazuli menyampaikan keprihatinan dan perasaan duka.

"Kita merasakan duka dan kesedihan yang sama dengan umat kristiani di Makassar. Hati kami bersama anda semua. Semoga situasi kembali kondusif dan umat Kristiani dapat kembali beribadah dengan tenang," ungkap Jazuli.

Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini menyerahkan dan memercayakan pengusutan kasus ini kepada aparat keamanan. Menurutnya, semakin cepat diungkap pelaku dan aktor intelektualnya semakin baik untuk kepentingan publik.

"Kita percayakan kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas motif dan aktornya. Tegakkan hukum secara tegas dan adil. Agar masyarakat tenang dan suasana kembali kondusif. Keselamatan warga adalah nomor satu," pungkas Jazuli dinukil Beritasatu.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto