Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:28wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Pigai Kehendaki Indonesia Jadi Negara Federal, DS: Kelihatan Jelas kan Agenda Sebenarnya

Kamis, 28-January-2021 18:22

Pigai Kehendaki Indonesia Jadi Negara Federal, Denny Siregar sebut Kelihatan Jelas kan Agenda Sebenarnya
Foto : Istimewa
Pigai Kehendaki Indonesia Jadi Negara Federal, Denny Siregar sebut Kelihatan Jelas kan Agenda Sebenarnya
2

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polemik pernyataan sara antar sejumlah tokoh makin berlarut-larut. Pasalnya, Natalius Pigai yang sebelumnya menjadi korban rasis di mana fotonya disandingan dengan primata oleh Ambroncius Nababan ternyata berbuntut ke persoalan lain.

Pegiat media sosial Denny Siregar malah mengungkit pernyataan Pigai tentang usulannya agar Indonesia menjadi negara federal untuk mengakhiri tirani orang Jawa.

"Kelihatan jelas kan agenda sebenarnya si @NataliusPigai2?" kata Denny Siregar, Kamis (28/1/21).

Ia mengunggah cuplikan berita beberapa waktu lalu di mana ceramah Ustaz Tengku Zulkarnain yang dianggap telah menghina suku dan ulama Jawa kembali diungkit oleh aktivis Papua, Natalius Pigai.

Mantan komisioner Komnas HAM itupun kembali mengungkapkan pernyataannya melalui akun media sosial (medsos) pribadinya.

Natalius menuliskan dua usulan melalui akun Twitter pribadinya, @NataliusPigai2, Rabu (29/7/2020) silam. Bahkan, dalam cuitannya kali ini, dia juga menyebutkan akun Twitter Presiden Joko Widodo, Jimly Ashidiqqie, dan Partai Nasdem.

Pigai menyebut, alasan dua usulannya itu agar mayoritas suku Jawa tidak menjadi musuh bersama bagi suku di luar Jawa.

“Supaya tirani mayoritas Jawa ini tidak menyebabkan musuh bersama luar Jawa,” tulisnya, sebagaimana dikutip PojokSatu.id.

Usulan pertama adalah dengan mengubah sistem elektoral atau pemilu. "1. Sistem pemilu one man, one vote, one value diubah ke sistem distrik (elektoral vote) dalam UU Pemilu mendatang,” katanya.

Sedangkan usulan kedua adalah dengan mengubah Indonesia menjadi negara federal, seperti yang dilakukan Amerika Serikat. “2. Negara Federal. Ini usulan!” tandasnya sembari menautkan akun Twitter Jokowi, Jimly Asshidiqqie dan Partai Nasdem.

Sehari sebelumnya, Natalius Pigai ikut mengomentari ceramah Ustad Tengku Zulkarnain yang tengah digunjingkan. Hal itu lantaran penceramah itu dinilai telah menghina suku dan ulama Jawa dan memicu kebencian antarsuku dan ras.

Menurut Pigai, apa yang disampaikan Zulkarnain adalah cukup mewakili perasaan mayoritas suku dan ras di luar Jawa.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto