Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:08wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Petir Menggelegar Saat Bicara Korupsi Proyek Hambalang, PD Kubu Moeldoko: Tuh Kan, Setuju Dianya...

Kamis, 25-Maret-2021 22:35

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Max Sopacua
Foto : Suara.com
Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Max Sopacua
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hujan, angin kencang dan petir menggelegar saat Partai Demokrat (PD) kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang menggelar konferensi pers di Hambalang Sport Center, Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021) siang.

Meski demikian, tak menyurutkan semangat para petinggi Demokrat pimpinan Moeldoko itu untuk tetap menyampaikan maksud dan tujuan mereka menggelar kegiatan tersebut di kawasan megaproyek Hambalang yang mangkrak pada era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lantaran kasus korupsi itu.

"Kenapa kita buat di sini? Substansinya harus Anda catat, tempat inilah, proyek inilah adalah salah satu bagian yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat kubu Moeldoko, Max Sopacua di lokasi konpers.

Max kemudian mengungkapkan bahwa bahwa sejumlah eks petinggi Partai Demokrat yang terlibat dalam kasus korupsi proyek Hambalang telah mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan mendekam di penjara.

Namun, lanjutnya, masih ada oknum kader Demokrat di kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang belum tersentuh hukum padahal ikut menikmati uang hasil korupsi proyek Hambalang.

"Tetapi ada yang tidak tersentuh hukum, yang juga menikmati hasil dari sini, sampai hari ini belum. Mudah-mudahan segera ya," jelas max.

Karenanya, Max meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus korupsi proyek Hambalang yang merugikan keuangan negara sekitar Rp706 miliar itu.

"Dari tempat ini kami serukan kepada lembaga hukum dalam hal ini KPK untuk menindaklanjuti apa yang belum dilanjutkan. Jangan dibiarkan orang lain menderita dan jangan dibiarkan orang lain berpangku tangan, bersenang-senang, malah menjadi raja nanti di Partai Demokrat," tegas Max.

Ketika Max ingin melanjutkan "Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman..." tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar.

"Tuh kan, setuju dianya gua ngomong gitu," tutur Max yang mengklaim bahwa petir pun sepakat dengan pernyataannya soal kasus korupsi Hambalang.

Max kemudian melanjutkan pembicaranya soal pernyataan sejumlah politisi Demokrat kubu AHY yang menuding para senior yang terlibat dalam KLB sebagai perusak Demokrat.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Taat Ujianto