Netral English Netral Mandarin
13:05wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Pesawat Milik Susi Air Didatangi KKB di Pedalaman Papua, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 13-Maret-2021 15:21

Pesawat milik Susi Air yang melayani pedalaman Papua.
Foto : Antara/pihak ketiga
Pesawat milik Susi Air yang melayani pedalaman Papua.
17

JAYAPURA, NETRALNEWS.COM - Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia menyatakan tidak ada kasus penyanderaan terhadap awak dan pesawat milik Susi Air oleh Kelompok Kriminalis Bersenjata (KKB) di pedalaman Papua. 

Insiden yang terjadi Jumat pagi (12/3/2021) itu bukan penyanderaan karena pesawat beserta crew sudah terbang kembali dan tiba di Timika dengan aman. 

Dari laporan yang diterima, pesawat jenis pilatus dengan nomor penerbangan PK-BVY setibanya di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe Kabupaten Puncak, Papua, sekitar pukul 06.20 WIT sempat didatangi sekelompok masyarakat yang diduga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), kata Kompol Punia kepada Antara, Sabtu (14/3/2021). 

Dijelaskan, pesawat yang dipiloti Ian John Terrence Hellyer berkebangsaan Selandia Baru, terbang dari Timika membawa tiga orang penumpang dan setibanya di Lapangan Terbang Wangbe didatangi KKB yang meminta untuk tidak mengangkut anggota TNI-Polri.

Baca Juga :

KKB yang diperkirakan sebanyak 30 orang itu meminta agar tidak mengangkut anggota TNI-Polri dan seusai menyampaikan maksudnya, pesawat diperbolehkan terbang kembali.

Dari laporan pesawat sempat berada di lapangan terbang tersebut sekitar dua jam dan terlihat adanya anggota yang membawa dua pucuk senjata api laras panjang, kata Punia. 

Di Distrik Wangbe tidak ada polsek dan letaknya jauh dari Ilaga, ibukota Kab Puncak. "Lebih mudah bila melalui Timika dengan menggunakan pesawat berbadan kecil, " kata Kompol Punia.

Ia menambahkan, distrik terjauh yang ada polseknya baru Bioga namun saat ini akses jalan terputus akibat terjadi longsor. 

Polres Puncak saat ini baru memiliki tiga polsek yakni Polsek Ilaga, Sinak dan Polsek Bioga, kata Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia melalui telepon selularnya

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati