Netral English Netral Mandarin
banner paskah
16:28wib
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menolak gugatan pedangdut Rhoma Irama sebesar Rp1 miliar melawan PT Sandi Record. Komisi IX DPR akan memanggil Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI yang masih mengizinkan Vaksin AstraZeneca untuk digunakan di Indonesia.
Permintaan Bahan Pokok Dipastikan Naik, Mendag Janji Begini

Selasa, 06-April-2021 10:00

Mendag M. Lutfi saat berkunjungi ke Pasar Bawah Bukittinggi.
Foto : Kemenag
Mendag M. Lutfi saat berkunjungi ke Pasar Bawah Bukittinggi.
5

BUKITTINGGI, NETRALNEWS.COM - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyatakan, Kementerian Perdagangan terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui program revitalisasi pasar rakyat.

Dengan revitalisasi, pasar rakyat akan memiliki fasilitas penunjang yang lebih baik untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.Hal tersebut disampaikan Mendag Lutfi saat meninjau kompleksPasar Bawah di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, hari ini, Senin (5/4).

Peninjauan Pasar Bawah hari ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Mendag Lutfi ke Sumatra Barat yang diagendakan pada 5–6 April 2021.

“Perekonomian Indonesia tidak terhindar dari pandemi Covid-19. Pasar rakyat turut merasakan dampaknya. Untuk itu, Pemerintah terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui revitalisasi fisik dan manajemen pengelolaan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Mendag Lutfi, dalam siaran persnya, Senin, (5/4/2021).

Dalam peninjauan Pasar Bawah, Mendag Lutfi melihat kondisi terkini sarana dan prasarana yang terdapat di pasar tersebut. Hasil peninjauan Pasar Bawah hari ini akan dikoordinasikan bersama kementerian teknis terkait untuk membahas rencana revitalisasi, anggaran, dan desain yang layak.

Mendag Lutfi menegaskan, program pembangunan dan revitalisasi pasar mendapat perhatian serius pemerintahkarena peran strategis pasar rakyatsebagai penggerak perekonomianregional dan nasional,sekaligus wadah interaksi sosial budaya masyarakat sekitar.

Maka, upaya mengangkat daya saing dan citra pasar rakyatdi masyarakat penting untuk dilakukan. Salah satunya,dengan pembangunan dan revitalisasi pasar, baik secara fisik maupun manajemen pengelolaannyadengan melakukan pembinaan bagi pengelola pasar rakyat serta meningkatkan kapasitas pedagang melalui programsekolah pasar.

Targetkan Revitalisasi 119 Pasar di 2021Sepanjang 2020, Kemendag telah merevitalisasi 120 pasar rakyat menggunakan dana tugas pembantuan.

Lalu untuk 2021, Kemendag menargetkan membangun dan merevitalisasi 119 pasar rakyat. Setelah direvitalisasi, pasar rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pedagangnya.

Pasar yang telah direvitalisasi juga diharapkan mampu berperan sebagai penyangga ketersediaan bapok, sehingga nantinya akan menjadi barometer stabilisasi harga pangan di tingkat nasional.“Kenaikan transaksi dari pasar yang nyaman dan sudah direnovasi dengan memenuhi SNI Pasar Rakyat dan protokol kesehatan diharapkan bisa meningkat signifikan,” kata Mendag Lutfi.

Harga Bapok Terjaga Mendag Lutfi menyampaikan, Kementerian Perdagangan terus memastikan agar harga barang kebutuhan pokok (bapok) tetap stabil dan pasokannya lancar saat menjelang dan selama bulan puasa tahun ini.

Hasil pantauan harga di Pasar Bukittinggi menunjukkan secara umum harga bapok stabil dan komoditas seperti beras, gula, dan tepung terigu tidak mengalami perubahan harga dari bulan lalu.

Mendag Lutfi mengatakan, prediksi kenaikan permintaan komoditas bapok di Sumatra Barat menjelang bulan puasa akan dibarengi upaya memastikan pasokannya berjalan lancar, sehinggatidak akan terjadi gejolak harga.

“Kemendag akan terus menjaga harga dan ketersediaan bapok agar dapat mencukupi kebutuhan masyarakat jelang bulan Ramadan hingga Lebaran nanti. Hal ini ditempuh melalui koordinasi dengan pelaku usaha, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait. Kami akan memastikan ketersediaan bapok dengan harga yang terjangkau agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” kata Mendag Lutfi.

Di Pasar Bawah Bukittinggi, tidak ada kenaikan harga sejumlah bapok seperti beras, gula, tepung terigu, daging sapi, dan bawang merah dibanding minggu lalu.

Komoditas yang harganya tetap dibanding minggu lalu antara lain beras medium Rp10.000/kg, beras premium Rp13.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, tepung terigu Rp9.000/kg, dan kedelai Rp12.000/kg. Harga minyak goreng curah terpantau Rp12.600/liter, minyak goreng kemasan Rp15.000/liter.

Daging sapi terpantau Rp130.000/kg atau tetap dibanding minggu lalu, begitu juga dengan bawang merah Rp28.000/kg dan bawang putih Rp26.000/kg. 

Daging ayam ras Rp35.700/kg (turun 0,83 persen). Sementara itu, harga komoditas yang terpantau naik dibanding minggu lalu adalah telur ayam ras di Rp24.000/kg (naik 7,14 persen), cabai merah keriting Rp50.000/kg (naik 6,38 persen)

 

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani