Netral English Netral Mandarin
banner paskah
17:56wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Hyundai Rugi hingga Ratusan Juta Dolar, Penyebabnya Terungkap

Sabtu, 13-Maret-2021 18:37

Mobil listrik Hyundai Kona.
Foto : Hyundai
Mobil listrik Hyundai Kona.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Produkan mobil asal korea selatan Hyundai sementara ini sedang menargetkan pada pengembangan mobil listriknya. Cara ini menjadi proses untuk produk masa depannya agar siap bersaing di pasar otomotif dunia. Sayangnya, di tengah perkembangan Hyundai harusvmenelas kerugian akibat recall.

Kabarnya, Hyundai terpaksa harus melakukan recall global besar-besaran terhadap kendaraan listrik mereka yang telah membuat induk perusahaan Hyundai Motor  merevisi tajam pada laba operasi kuartal keempat mereka, meskipun isi laporan mengatakan pembuat baterai LG Chem Ltd akan menanggung sebagian besar biaya. 

Tetapi dengan kerugian yang telah mereka dapat, otomatis recall produkan kendaraan listrik nya harus tetap mereka lakukan karena mereka harus melakukan revisi atas kekurangan dari unit kendaraan listrik mereka.

Akhirnya LG angkat suara dan memberikan statment bahwa mereka akan bertanggung jawab serta menanggung 70?ri perkiraan biaya yang telah dikeluarkan yaitu USD 900 juta untuk mengganti sistem baterai pada kendaraan yang terpasang di sekitar 82 ribu kendaraan listrik yang mereka pegang secara global, 

Penarikan kembali unit terjadi pada kendaraan listrik seri Kona EV, sebagai mobil listrik yang paling banyak peminat nya. Kabarnya penggantian paket baterai massal pada Kona, merupakan yang pertama dilakukan oleh produsen mobil besar. Karena kegagalan produk komponen daya baterai pada kendaraan tersebut

Pihak Hyundai secara terbuka memberi statment bahwa pihaknya telah merevisi Penurunan laba operasi kuartal keempat sebesar USD 265 juta.

Penarikan terbaru pada Kona EV ini, berdampak pada akan menyusul serentetan penarikan karena terjadi kebakaran pada unit-unit yang sudah beroperasi . Menanggapi peristiwa tersebut, pihak Hyundai sendiri langsung melakukan penarikan dan penyelidikan lanjutan untuk bmemastikan penyebab masalah tersebut. Karena setelah terjadinya kejadian seperti itu pihak mereka harus cepat-cepat melakukan revisi sebelum akhirnya kehilangan peminat. Dan menerima report dari pengguna unit yang menumpuk.

Penarikan baru akan berlaku untuk hampir 76 ribu Hyundai Kona EV yang dibuat antara 2018 dan 2020.

Termasuk pada sekitar 25 ribu unit yang telah  dijual dan dipasarkan di Korea Selatan. Diperkiraan nanti biaya penarikan Hyundai berkisar USD 900 juta. Karena hal tersebut Hyundai mengalami kerugian yang amat besar, tetapi karena hal tersebut termasuk kesalahan dari perusahaan nya Hyundai sendiri tetap akan bertanggung jawab. 

Reporter : R. Nebukadnezar S
Editor : Widita Fembrian