Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:25wib
Pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan awal puasa atau 1 Ramadan 1442 Hijriah di Indonesia jatuh pada Selasa (13/4/2021). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setuju penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Penolakan Megawati Menandai Wacana Presiden 3 Periode Game Over

Sabtu, 27-Maret-2021 15:40

Pengamat politik Karyono Wibowo
Foto : Facebook
Pengamat politik Karyono Wibowo
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Karyono Wibowo menilai, pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bisa menjadi pamungkas untuk mengakhiri polemik wacana masa jabatan presiden tiga periode.

"Penolakan Megawati sebagai bandul kekuatan politik untuk saat ini menandai berakhirnya usulan tiga periode jabatan presiden," kata Karyono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/3/2021).

"Ibarat permainan polemik  tentang jabatan presiden tiga periode sudah 'game over' alias sudah tamat, setidaknya untuk babak pergulatan politik sementara ini," sambungnya.

Pasalnya, lanjut Karyono, tidak hanya Mega yang menolak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mayoritas fraksi di MPR juga menolak usulan tersebut.

"Tingkat resistensi publik juga sangat besar menolak perubahan masa jabatan presiden tiga periode," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) itu.

Karyono menyebut, beleid dalam UUD Negara Republik Indonesia 1945 yang membatasi periode masa jabatan presiden hanya dua periode sudah dinilai ideal. Masuknya pasal tentang pembatasan masa jabatan presiden ini merupakan salah satu buah reformasi.

"Tujuannya agar tidak terjadi pemusatan kekuasaan yang menggiring pada sikap otoriter seperti yang terjadi di masa orde baru. Pembatasan periode jabatan presiden dua periode bertujuan agar proses demokrasi dan regenerasi berjalan baik," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengomentari wacana masa jabatan Presiden menjadi tiga periode. Ia mengatakan, pihak yang menggulirkan isu tersebutlah yang sebetulnya menginginkan bisa berkuasa hingga tiga periode di masa mendatang.

"Hari-hari ini Pak Jokowi dikocok berkeinginan, katanya, untuk tiga periode. Lha orang yang ngomong itu yang kepengin sebetulnya, suatu saat siapa tahu dianya bisa jadi ingin tiga periode," ujar Megawati, Rabu (24/3/2021). 

Pasalnya, lanjut Presiden ke-5 itu, aturan undang-undang soal masa jabatan presiden sudah jelas. "Aturan mainnya sudah ada, memangnya presiden bisa langsung mengubah keputusan secara konstitusi? Kan tidak," kata Mega.

Diketahui, isu tersebut kembali ramai dibicarakan setelah dibahas oleh pendiri Partai Ummat Amien Rais. Ia curiga ada skenario yang dimainkan rezim saat ini untuk meminta MPR menggelar sidang istimewa dan mengamendemen UUD 1945 mengenai ketentuan soal masa jabatan presiden supaya Jokowi bisa menjabat tiga periode. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli