Netral English Netral Mandarin
banner paskah
10:04wib
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono bakal memberi sanksi dua kali lipat kepada personelnya yang kedapatan meloloskan pemudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Presiden Joko Widodo meminta semua anggota Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga tinggi negara untuk tidak mengadakan acara buka puasa bersama di tengah pandemi virus corona (Covid-19).
Pengamat Bilang Stafsus Milenial Gagal Serap Aspirasi Publik, SD: Mereka Masih Ada Toh? Gaji Lebih Tinggi dari Menteri, Tapi Tidak Jelas

Senin, 22-Maret-2021 16:00

Ilustrasi UU ITE
Foto : Istimewa
Ilustrasi UU ITE
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Seketaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengkritik Staf Khusus Milenial.

Menurutnya, Stafsus tak pernah terdengar kinerja maupun tanggap dengan isu yang paling hangat soal UU ITE.

"Mereka masih ada toh ? Gaji mereka lebih tinggi dari gaji Menteri tapi kerjanya tdk jelas. Milenial duren runtuh ?," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Senin (21/3/2021).

Seperti diketahui, Bukan hanya Presiden Joko Widodo yang gagal menyerap aspirasi anak muda, Staf khusus (Stafsus) Presiden dari kalangan milenial juga dianggap gagal melaksanakan tugasnya.

Hal itu disampaikan oleh pengamat sosial politik, Muslim Arbi, atas hasil survei Indikator Politik Indonesia yang memperlihatkan bahwa 53,7 persen anak muda setuju UU ITE direvisi.

"Jelas, batalnya revisi UU ITE ini dapat dianggap sebagai salah satu kegagalan Jokowi menyerap aspirasi anak muda dan aspirasi publik," ujar Muslim seperti dinukil Rmol.id

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati