Netral English Netral Mandarin
banner paskah
06:16wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Penceramah Ini Sebut Ade Armando cs Ditugasi Negara untuk Lecehkan Allah dan Hancurkan Islam

Minggu, 14-Maret-2021 11:45

Pegiat Media Sosial Denny Siregar
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Denny Siregar
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Viral di media sosial potongan video seorang penceramah yang menuding pemerintah memperkuat sekularisasi di Indonesia dengan cara mendirikan kelompok pendengung atau buzzer.

Penceramah itu menyebut nama-nama seperti Ade Armando, Denny Siregar dan Abu Janda, merupakan bagian dari kelompok buzzer yang didirikan pemerintah.

Menurutnya, untuk membayar Ade Armando cs, pemerintah menggelontorkan anggaran Rp74 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

"Pemerintahan sekarang untuk memperkuat sekularisasi di Indonesia yaitu mendirikan kelompok buzzer," kata si penceramah dalam video yang beredar luas di media sosial. Video itu juga diunggah Ade Armando di akun Facebooknya, Sabtu (13/3/2021).

"Ade Armando, Abu Janda, Denny Siregar dan lain-lain, digaji langsung dari pemerintah, ngambil langsung dari APBN. Berapa gajinya buzzer-buzzer itu? 74 miliar," sambungnya.

Dalam video berdurasi 1 menit 50 detik itu, si penceramah menuduh para buzzer ditugasi pemerintah untuk menghancurkan Islam di Indonesia, melecehkan Alquran dan ulama.

"Tugasnya apa buzzer-buzzer ini? Menghancurkan Islam di Indonesia. Makanya contoh Pak Ade Armando ini orang Minang lho, Dosen Universitas Indonesia, muslim, tapi ditugasi oleh pemerintah untuk melecehkan Allah, melecehkan Rasulullah, melecehkan Islam, melecehkan Alquran, melecehkan ulama," ujarnya.

Karenanya, lanjut pria berjenggot dan berkopiah putih itu, Ade Armando cs beberapa kali dipolisikan tapi tidak diproses hukum lantaran mereka ditugasi negara.

"Pertanyaannya, di Indonesia ini kan ada UU KUHP Pasal 156a tentang penodaan agama. Indonesia kan negara hukum, kira-kira pernah nggak Ade Armando ditangkap? Nggak pernah, karena dia ditugasi oleh negara," ucap dia.

"Abu Janda pernah nggak dia ditangkap, karena dia ditugasi oleh negara untuk menghancurkan Islam di Indonesia. Denny Siregar, ditugasi oleh negara untuk melecehkan Islam, melecehkan ulama, melecehkan Alquran. Dia tokoh Syiah, Denny Siregar. Digaji oleh pemerintah 74 miliar, diambilkan dari APBN," pungkas penceramah itu. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli