Netral English Netral Mandarin
12:47wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Pencarian Korban Longsor Flores Timur Terkendala Alat Berat

Minggu, 04-April-2021 12:50

Situasi pascabanjir bandang dan longsor di Flores Timur.
Foto : Antara Foto
Situasi pascabanjir bandang dan longsor di Flores Timur.
1

KUPANG, NETRALNEWS.COM - Kepala Desa Nele Lamadike, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) Pius Pedang Melai menyatakan bahwa proses pencarian terhadap para korban yang hilang diterjang banjir dan tanah longsor pada Minggu, (4/4) sekitar pukul 02.00 WITA dini hari terkendala ketersediaan alat berat.

"Kami hanya bisa mencari korban yang belum ditemukan di sekitar lokasi kejadian yang kemungkinan terapung, tetapi tidak bisa melakukan penggalian secara manual karena area dipenuhi lumpur," katanya saat dihubungi ANTARA dari Kupang, Minggu, untuk mengonfirmasi perkembangan proses pencarian terhadap warga yang masih hilang akibat terjangan banjir dan longsor ke kawasan pemukiman di desa itu.

Menurut dia, selain alat berat, cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah itu juga ikut menghambat proses pencarian para korban.

Mengenai jumlah korban, dia mengatakan, saat ini masih dilakukan pendataan untuk memastikan jumlah warga yang belum ditemukan.

"Tetapi jumlah yang belum ditemukan mencapai puluhan orang, karena ada puluhan rumah warga yang terkena longsoran," demikian Pius Pedang Melai. 

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian