Netral English Netral Mandarin
banner paskah
15:00wib
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem mulai Rabu (14/4) hingga Kamis (15/4). Cuaca ekstrem ini diakibatkan Siklon Tropis Surigae. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebut semua komponen utama yang digunakan dalam pengembangan Vaksin Nusantara diimpor dari Amerika Serikat.
Pencarian Korban Bencana di NTT Libatkan SAR Dog dan K9

Jumat, 09-April-2021 13:00

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati 
Foto : Jawa Pos
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati 
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Puluhan warga masih dinyatakan hilang pasca bencana yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat siklon tropis Seroja beberapa hari lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, wilayah yang masih melaporkan adanya korban hilang, antara lain Lembata, Flores Timur dan Alor. 

Raditya menyebut, untuk melanjutkan pencarian korban yang belum ditemukan itu, sejumlah anjing dengan kualifikasi rescue (SAR) dog dan K9 diterjunkan ke lokasi bencana.

"BNPB mendapatkan dukungan Polri dan Jakarta Rescue untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi dengan SAR dog di lokasi tersebut. Jakarta Rescue mengirimkan tujuh SAR dog, sedangkan Polri mengirimkan enam anjing K9," kata Raditya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/4/2021).

Dijelaskannya, ketujuh SAR dog Jakarta Rescue yang dikerahkan oleh BNPB ini berasal dari beberapa unit, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jakarta Timur dan Jawa Tengah.

"Dukungan satu SAR dog berada di Adonara, sedangkan empat SAR dog di Lembata. Jakarta Rescue menyiagakan dua lainnya di Kupang. Rencananya satu SAR dog akan digerakkan ke Kabupaten Kupang hari ini," ujarnya.

Sedangkan anjing jenis K9 dari Polri terdiri Belgian Malinois tiga ekor, German Shepherd dua dan Pointer satu. Keenam anjing membantu pencarian korban hilang di Adonara sejumlah tiga ekor dan Lembata tiga ekor. Hari ini Mabes Polri akan menambah 10 anjing untuk membantu pencarian. 

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan bahwa dukungan SAR dog sangat membantu petugas dalam pencarian korban maupun dalam mengarahkan alat berat di lokasi.

“SAR dog efektif untuk menyasar jenazah yang tertimbun,” ujar Doni dalam konferensi pers secara virtual pada Kamis (8/4/2021).

Doni mengungkapkan, pencarian dan evakuasi di lapangan dilakukan dari berbagai unsur seperti Basarnas, TNI, Polri, SAR gabungan, sukarelawan dan warga setempat. "Medan berat dan kondisi lapangan dan kurangnya alat berat menghambat operasi di lapangan," paparnya.

Doni menambahkan, masing-masing posko terus melakukan upaya penanganan darurat seperti pencarian dan evakuasi korban, pelayanan warga dipengungsian, pendistribusian bantuan, pendataan maupun pembukaan akses yang terisolisasi.

"Terkait dengan pendataan, ini masih bersifat dinamis. Pemutakhiran data akan dilakukan secara periodik dan disampaikan kepada masyarakat," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati