Netral English Netral Mandarin
banner paskah
05:20wib
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin, Senin (10/5/2021), mengumumkan lockdown atau penerapan perintah kontrol pergerakan (MCO) di seluruh wilayah negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat atau penetapan 1 Syawal 1442 Hijriah pada hari ini, Selasa (11/5) secara daring dan luring.
Pemula Wajib Tahu, Tips Mengemudi di Jalan Pegunungan Berdasarkan Tipe Transmisi Mobil

Jumat, 02-April-2021 21:00

Ilustrasi mengemudi di jalur pegunungan.
Foto : carfromjapan.com
Ilustrasi mengemudi di jalur pegunungan.
34

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mengemudi di jalanan pegunungan yang biasanya harus melalui tanjakan atau turunan ekstrem tentu butuh keterampilan dan pengalaman.

Namun, bagaimana jika Anda yang belum memiliki jam terbang tinggi tapi terpaksa harus melalui tipe jalanan seperti itu?

Fokus, jangan panik, dan kuasai mobil adalah kunci untuk dapat melaluinya dengan baik, salah satunya adalah seperti apa jenis transmisi mobil Anda.

Kita tahu bahwa ada berbagai tipe transmisi mobil. Seperti dikutip dari laman toyota.astra.co.id, Jumat (2/4/2021), berikut ini adalah tips bagi pemula jika melewati jalan pegunungan berdasarkan jenis transmisi mobil yang dikemudikan.

Transmisi Manual

Untuk transmisi manual, jika jalan menurun sebaiknya menggunakan gigi rendah seperti gigi tiga kalau tidak terlalu curam dan dua kalau lumayan curam dan panjang.

Tujuannya agar terjadi efek engine brake dan mobil tidak langsung melaju dengan cepat karena ada kecepatannya tertahan putaran mesin.

Untuk menghindari kecepatan tinggi, jangan gunakan gigi empat atau lima lantaran mobil akan melaju terlalu kencang.

Selain tidak memiliki efek pengereman mesin, penggunaan gigi tinggi membuat mobil jadi meluncur liar dan tak terkendali.

Mobil Transmisi Matik

Caranya tidak jauh berbeda dengan manual, kamu hanya perlu memindahkan posisi tuas transmisi dari D ke D3 atau D2.

Tapi melihat karakter transmisi otomatis yang lebih sulit mengail engine brake, sebaiknya di D2.

Ketika tuas transmisi digeser ke D2, transmisi akan bekerja secara otomatis hanya pada gigi 1 dan 2 dan tidak naik ke 3 apapun yang terjadi.

Bahkan kalau terpaksa, seperti ketika menemukan turunan sangat curam, geser tuas transmisi ke D1 sehingga posisi gigi tidak bisa beranjak ke 2.

Praktis transmisi otomatis akan membantu menahan laju mobil dari potensi meluncur tidak terkendali.

Setelah itu, jika kamu bertemu dengan jalan yang normal atau lurus tanpa ada tanjakan atau turunan lagi, kembalikan posisi transmisi ke D agar dapat melaju normal.

Tuas D pada mobil matik tidak memberikan efek engine brake sehingga mobil bisa melaju dengan lebih cepat jika melintasi jalan menurun.

Mobil Transmisi CVT

Beberapa mobil matik CVT tidak ada pilihan D3, D2, atau D1.

Di sini dibutuhkan kepiawaian kamu dalam mengatur pengereman agar mobil tidak meluncur.

Tapi kalau di rasa mobil tidak akan sanggup ditahan lajunya, kamu bisa pindahkan gigi ke M atau manual.

Turunkan gigi ke posisi yang kamu mau dengan mendorong transmisi ke posisi – (minus), maka efek engine brake akan kamu dapatkan. 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan HP