Netral English Netral Mandarin
banner paskah
14:45wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Pemprov DKI Gelar Pangan Murah Dua Hari di Tujuh Pasar Tradisional Ibu Kota

Selasa, 29-December-2020 14:52

Ilustrasi pedagang telur
Foto : Istimewa
Ilustrasi pedagang telur
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta bersama Kementerian Pertanian kembali mengadakan Gelar Pangan Murah (GMP) telur ayam ras dan cabai di tujuh pasar Ibu Kota, Selasa (29/12/2020). 

Pelaksana tugas (Plt) Kapala DKPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati di Jakarta, menyebutkan, ketujuh pasar tersebut, yakni Pasar Cipete, Pasar Lenteng Agung, Pasar Minggu, Pasar Kebayoran Lama di Jakarta Selatan, Pasar Pos Pengumben di Jakarta Barat, Pasar Pluit di Jakarta Utara dan Pasar Rawamangun di Jakarta Timur. 

"GMP telur ayam ras mulai dibuka jam 07.00 WIB, untuk cabai merah kriting jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya 50 sampai 100 kg per pasar," kata Elly, sapaan akrab Suharini. 

Seperti hari-hari sebelumnya, harga telur ayam ras yang dijual dalam kegiatan GMP sebesar Rp24 ribu per kg, sedangkan cabai merah keriting Rp50 ribu per kg. 

Harga tersebut lebih murah dari harga telur ayam ras di pasaran yang melambung mencapai Rp30 ribu per kg dan cabai merah kerinting mencapai Rp70 ribu per kg."GMP kali ini berlangsung dua hari, tanggal 29 dan 30 Desember di tujuh pasar ini," kata Elly. 

Elly mengajak masyarakat memanfaatkan kehadiran GMP untuk mendapatkan telur ayam ras dan cabai dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik. 

"Setiap warga dibolehkan membeli telur ayam maksimal dua kilogram," kata Elly.

Kegiatan GMP telah dimulai sejak 23 Desember 2020 sampai dengan 30 Desember 2020, total ada 15 pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya yang ditunjuk sebagai lokasi kegiatan. 

GMP dilaksanakan dua hari sekali di pasar-pasar yang berbeda. Seperti tanggal 23-24 Desember ada di lima pasar, lalu tanggal 27-28 Desember juga di lima pasar dan 29-30 Desember digelar di tujuh pasar.Elly menambahkan, GMP dilaksanakan bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat terhadap kenaikan telur ayam ras dan cabai yang terjadi serentak di wilayah Indonesia. 

Ia juga memastikan, pelaksanaan GPM diawasi secara ketat oleh petugas dinas, Sudin KPKP dan Perumda Pasar Jaya. 

Hal itu untuk menjamin pelaksanaan GPM berjalan aman, tertib dan disiplin sesuai dengan protokol pengendalian COVID-19 

"Semoga masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan telur ayam ras dan cabai yang murah dan baik," kata Elly. 

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli