Netral English Netral Mandarin
banner paskah
18:21wib
Manchester City melewatkan kesempatan mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini seusai menderita kekalahan dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB. Potongan surat perihal penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) beredar.
Pemerintah Targetkan Ada 3.860 Stasiun isi Daya Kendaraan Listrik Pada 2025, Saat Ini Baru 122

Kamis, 22-April-2021 18:20

Ilustrasi stasiun pengisian daya kendaraan listrik.
Foto : Kementerian ESDM
Ilustrasi stasiun pengisian daya kendaraan listrik.
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hingga April 2021, telah tersedia sebanyak 122 stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik yang tersebar di 83 lokasi di Indonesia.

"Hingga April 2021 telah terbangun 122 unit charging station pada 83 lokasi yang tersebar di beberapa area," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Ia menjelaskan, stasiun pengisian daya tersebut tersebar di beberapa lokasi seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), komplek perkantoran, perhotelan, pusat perbelanjaan, area parkir, serta area peristirahatan di sepanjang jalur tol.

Pemerintah sendiri menargetkan, pada 2025 telah terbangun 3.860 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Jumlah kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) diproyeksikan sebanyak 39.627 unit.

Sedangkan, untuk SPBKLU (Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum) sendiri diharapkan dapat terbangun 17 ribu unit di tahun 2025.

Arifin mengatakan, biaya isi daya kendaraan listrik di Indonesia merupakan salah satu yang termurah di dunia, yakni sebesar Rp1.644,5 sampai dengan Rp 2.466,7 rupiah per kWh.

 

 

Reporter :
Editor : Irawan HP