Netral English Netral Mandarin
05:19wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
Pemerintah Imbau Imlek Dirayakan Secara Sederhana, Eko: Angpaonya Jangan Ikutan Sederhana Juga

Kamis, 04-Februari-2021 22:15

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyambut positif ajakan pemerintah untuk merayakan Imlek dengan sederhana dan tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah laju penyebaran Covid-19.

Meski mendukung agar dirayakan dengan sederhana, namun Eko meminta agar pemberian Angpao yang jadi tradisi pada Hari Raya Imlek juga tidak ikut-ikutan sederhana.

“Perayaannya imlek harus sederhana. Angpaunya jangan terlalu sederhana juga...” gurau Eko di akun Twitternya, Kamis (4/2/2021).

Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah kembali mengimbau kepada masyarakat khususnya Umat Konghucu agar merayakan Tahun Baru Imlek secara lebih sederhana.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menjelaskan, hal itu guna mencegah laju penyebaran Covid-19.

Terlebih, kasus aktif Covid-19 terus menunjukan peningkatan setiap harinya.

Hal itu disampaikan Muhadjir saat konferensi pers melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).

“Karena Hari Raya Imlek juga merupakan hari libur nasional, saya mohon semuanya bisa memanfaatkan hari libur ini dengan bijak dan tetap mematuhi apa yang sudah dipesankan oleh Bapak Menteri Agama maupun Bapak Menteri Kesehatan,” kata Muhadjir.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah memaklumi Tahun Baru Imlek bagi Umat Konghuchu bukan sekadar perayaan pergantian tahun.

Akan tetapi, lebih dari itu, Tahun Baru Imlek juga merupakan Hari Raya Keagamaan yang semestinya harus diperingati sebagai ungkapan rasa syukur.

“Kita tentu sering menyaksikan bagaimana setiap perayaan Imlek selalu ada kegembiraan. Ada barongsai, ada bagi-bagi angpao. Namun karena sekarang situasinya berbeda, Indonesia dan dunia sedang mengalami pandemi Covid-19, saya kira umat Konghuchu juga harus lebih mawas diri bahwa perayaan Imlek itu dapat dirayakan dengan perayaan yang sederhana,” jelasnya.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli